Waspada, Penipuan Dengan Teknik Phising

Waspada, Penipuan Dengan Teknik Phising

180
0
SHARE

Waspada, Penipuan Dengan Teknik PhisingAnalisaToday – Terdapat berbagai jenis layanan penipuan perbankan, mulai dari penipuan melalui telepon bahkan ATM. Seiring dengan kemajuan teknologi, kini layanan penipuan perbankan bisa melalui penyebaran internet di Indonesia. Penipuan mana scammers mengirim email ke korban untuk memberikan informasi pribadi seperti nomor kartu kredit atau password online banking ini dikenal sebagai “phishing”, tetapi tidak dikenal di Indonesia, banyak orang yang menjadi korbannya.

Phishing adalah istilah baru yang muncul karena homofon dari kata “umpan” Bahasa Inggris dalam bahasa Indonesia dapat diartikan dengan “memancing”. Sebagai kegiatan penangkapan ikan yang menangkap ikan dengan umpan, pelaku phishing membawa korban ke “umpan”.

Dalam kasus tersebut, pelanggan menerima email dengan bank atas nama sumber tertentu. Dengan dalih pembaruan keamanan, mendapatkan transfer dana, atau lainnya, email meminta pelanggan untuk mengklik link tertentu atau masukkan nomor rekening dan PIN / password. Link dalam email yang Anda kemudian mengambil korban ke jendela pop-up atau situs palsu yang menyamar sebagai situs bank, dan Anda akan diminta untuk memasukkan nomor identitas penting di situs. Setelah itu, seluruh akun bisa “dimusnahkan” oleh penulis.

Indikasi penipuan phishing, di mana:

  • Scammers mengirim email yang diduga dikirim oleh situs resmi untuk mengaksesnya memerlukan informasi atau account pribadi rinci, dalam hal ini, situs bank.
  • E-mail yang meminta informasi atau data pribadi akun dengan beberapa alasan.
  • Email tersebut juga dapat mengarahkan pop (pop-up) atau situs tertentu yang mirip dengan situs bank asli, tetapi, pada kenyataannya, palsu dan digunakan untuk mencuri informasi pribadi Anda.

Phishing penipuan seperti ini cukup kuat untuk menangkap korban. Beberapa sumber mengatakan bahwa, secara global, setidaknya 5% dari penerima menanggapi phishing email yang dikirim melalui email palsu.

(Santi Damayanti)