Mengenal Logam Emas Putih Dan Potensi Investasinya (1)

Mengenal Logam Emas Putih Dan Potensi Investasinya (1)

197
0
SHARE

Mengenal Logam Emas Putih Dan Potensi Investasinya 1AnalisaToday – Sudah banyak orang yang mengenal emas, namun tak sedikit yang salah paham juga mengenai emas putih. Perhiasan yang disebut emas putih seringkali dianggap berbahan dasar platinum (platina), padahal emas putih yang termaksud seringkali dibikin dari bahan yang bahkan sama sekali berbeda baik dari kualitasnya maupun karakteristik. Jadi, apakah itu emas putih?

Perbedaan Emas Putih Dan Platinum

Emas putih merupakan paduan antara logam emas dan satu atau bisa lebih logam lain yang memiliki warna putih layaknya perak dan paladium. Sedang kandungan emas dalam emas putih hanya sekitar 14 karat, 18 karat, atau lainnya. Misalnya, pembuatan emas putih yang memanfaatkan 75% emas yang sengaja dicampur dengan 25% paladium dan perak. Emas kuning juga disusun dengan teknik yang mirip, hanya saja campurannya berbeda; misal emas kuning yang disusun menggunakan 75% emas dicampur dengan 25% tembaga dan seng. Dahulu, nikel pun banyak dimanfaatkan dalam pembuatan emas putih, namun sekarang nikel lebih jarang dimanfaatkan sebab campuran nikel dapat menyebabkan reaksi alergi untuk sebagian orang.

tatkala masih baru, emas putih terlapisi oleh bahan logam berwarna putih yang lain, yaitu Rodium, supaya membuat warnanya makin berkilau. Rodium identik dengan platinum, termasuk pula pada warna putihnya; dan inilah yang kemudian banyak membuat orang salah mengerti. Warna emas putih tanpa lapis rodium kian terlihat lebih kusam, sedang rupa emas putih yang telah dilapisi rodium akan begitu mirip atau bahkan lebih kinclong dibanding platinum. Meski demikian, lapis Rodium ini lama kelamaan akan pudar, maka emas putih butuh dipoles ulang setiap sekitar 12 sampai18 bulan.

Kalau platinum, yaitu logam berwarna putih yang jika dipergunakan untuk membikin perhiasan tidak perlu campuran lainnya. Berbeda dari pada logam emas yang lunak, platinum lebih kuat dan berat, sehingga sewaktu cincin platinum dipakai misalnya, akan terasa lebih berat dibandingkan dengan cincin emas 18 karat. Berbeda pula dengan emas putih yang butuh dilapisi rodium, platinum telah cukup cemerlang dengan sendirinya. Oleh sebab itu, harga platinum pun jauh lebih mahal. Satu cincin platinum dapat berharga dua kali lipat emas putih yang 18 karat. Oleh karena mahalnya harga platinum, di kalangan investor ia dijuluki sebagai “emas putih” meski sebenarnya maksud “emas putih” di sini beda dengan emas putih yang telah disebutkan di awal.

(Santi Damayanti)