Memahami Keuntungan Dan Kerugian Leverage

Memahami Keuntungan Dan Kerugian Leverage

152
0
SHARE

Memahami Keuntungan Dan Kerugian LeverageAnalisaToday – Ketika saya mendengar kata ‘bisnis’. Hal pertama yang terlintas dalam pikiran saya adalah: “Berapa banyak dana yang dibutuhkan?” Bagi saya, dana tampaknya menjadi kendala utama dalam melakukan bisnis apapun, sehingga menjadi perhatian pertama.

Apakah ada bisnis dengan start up kecil yang dapat memperoleh penghasilan besar? Saya tidak tahu pasti, tapi ada pepatah, “Jika Anda ingin mendapatkan ikan besar, Anda harus memberikan umpan besar”. Itu sebabnya ketika saya pertama kali mendengar tentang forex, apa yang saya pikir adalah: “Pasti membutuhkan cukup banyak dana, setidaknya sepuluh juta rupiah”. Logika saya, jika Anda ingin mengambil keuntungan dari membeli dan menjual aktivitas, Anda harus memiliki dana untuk ‘membeli’ barang pertama.

Apa itu leverage?

Saat ini, kita bisa melakukan trading forex tanpa memberikan sejumlah besar uang sebagai modal. Ini adalah salah satu manfaat dari kemajuan teknologi. Hanya dengan komputer pribadi, koneksi internet, dan dana minimum, kita dapat melakukan perdagangan forex di mana saja. Ada banyak broker di luar sana yang siap untuk memfasilitasi kegiatan perdagangan dan meminjami kita dana yang akan dibutuhkan. Ketika kita melakukan perdagangan melalui broker, ia akan menjadi mediator antara kita dan pasar. Tapi jangan khawatir, pinjamannya tidak bekerja seperti pinjaman dari bank. Artinya, tidak ada tagihan pinjaman antara trader dan broker, dan tidak akan ada penagih utang menggangguku kita.

Jadi, bagaimana hubungan antara pedagang dan broker-nya? Kita akan kembali ke definisi leverage. Ketika kita mendaftar di broker, kita akan mendapatkan tawaran tentang leverage. Beberapa broker hanya menawarkan satu pilihan leverage, tetapi ada juga broker yang mengatur berbagai leverage. Berkisar leverage dari 1: 1 sampai 1000: 1.

Leverage forex

Mari saya beri contoh. Misalnya, ketika leverage diatur oleh broker 100: 1, artinya kita hanya perlu $ 1 untuk bertransaksi di $ 100. Jika kita memiliki $ 5 deposito di broker itu, maka $ 1 ditempatkan sebagai margin yang digunakan, sedangkan sisanya ($ 4) sedang dilindungi jika transaksi mendapatkan kerugian. Setiap kerugian yang kitai dapatkan dari setiap transaksi secara otomatis akan mengurangi dana kita pada tingkat yang sama. Itu sebabnya kita tahu istilah ‘marjin call’. Margin Call (MC) terjadi jika dana kita di broker terkuras oleh kerugian yang kita punya dan transaksi akan secara otomatis ditutup.

(Rahmat Hidayat)