Mengenal Seluk Beluk Dunia Kredit dan Jenis-jenisnya

Mengenal Seluk Beluk Dunia Kredit dan Jenis-jenisnya

65
0
SHARE

Mengenal Seluk Beluk Dunia Kredit dan Jenis-jenisnyaAnalisaToday – Kredit adalah instrumen keuangan yang memungkinkan seseorang atau badan untuk meminjam uang untuk membeli produk dan mengembalikannya dalam waktu yang ditetapkan. Memahami kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan berdasarkan perjanjian pinjaman atau kontrak antara Bank dan pihak lain yang membutuhkan peminjam untuk membayar utang setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga, imbalan, atau bagi hasil. Selain itu, kredit juga bisa berarti kemampuan untuk mengeksekusi pembelian atau mempertahankan pinjaman dengan janji pembayaran akan dilakukan atau ditangguhkan dalam periode waktu yang disepakati.

Menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 sebagaimana telah diubah dalam Nomor 10 Tahun 1998 Undang-Undang di bangku cadangan, ia mengatakan bahwa “kredit memberikan tagihan uang atau setara, berdasarkan kesepakatan perjanjian atau perjanjian pinjaman antara Bank dan pihak lain yang memerlukan peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga, imbalan atau pembagian keuntungan. ”

Menurut Siamat (1999), pinjaman diklasifikasikan ke dalam enam (6) cara, yaitu:

  1. Peringkat kredit berdasarkan durasi (jatuh tempo)
  • Pinjaman jangka pendek (pinjaman jangka pendek).
  • Pinjaman jangka menengah (pinjaman jangka menengah)
  • Pinjaman jangka panjang (pinjaman jangka).
  1. Klasifikasi pinjaman dengan jaminan (agunan)
  • Pinjaman dijamin (pinjaman dijamin).
  • Pinjaman tanpa jaminan (pinjaman tanpa jaminan).
  1. Kredit berdasarkan segmen usaha,
  • Contoh kredit atas dasar segmen usaha seperti otomotif, farmasi, tekstil, makanan, konstruksi dan sebagainya.
  1. peringkat kredit berdasarkan tujuan,
  • Kredit komersial (kredit komersial), pinjaman yaitu untuk memfasilitasi kegiatan usaha nasabah di bidang perdagangan.
  • Kredit konsumsi (kredit konsumsi), pinjaman yaitu diberikan untuk memenuhi kebutuhan debitur yang bersifat konsumtif.
  • Kredit produktif (kredit produksi), pinjaman yaitu untuk membiayai kebutuhan modal kerja debitur untuk memfasilitasi produksi.
  1. Klasifikasi pinjaman sesuai dengan penggunaannya,
  • Kredit modal (kredit modal kerja), pinjaman yang diberikan oleh Bank untuk meningkatkan modal kerja debitur.
  • Pinjaman (kredit investasi), yaitu kredit yang diberikan oleh Bank kepada perusahaan yang akan digunakan untuk berinvestasi dalam pembelian barang modal.
  1. Kredit Non-tunai (non-cash loan)

Pinjaman non tunai adalah pinjaman yang diberikan kepada pelanggan yang hanya bisa dihapus ketika transaksi telah disepakati telah dibuat atau efektif.

(Santi Damayanti)