Syarat Kelayakan Supaya Mendapatkan Kredit Bank 2

Syarat Kelayakan Supaya Mendapatkan Kredit Bank 2

277
0
SHARE

 

Syarat Kelayakan Supaya Mendapatkan Kredit Bank 2AnalisaToday – Masih dalam kelanjutan mengenai criteria 5C.

  1. Capital
    Di samping karena kemampuan membayar cicilan ditinjau dari pendapatan rutin, bank pun juga menilik pada bagaimana kondisi finansial calon debitur berhubungan dengan aset yang dipunyai. Katakan jika Anda punya aset-aset seperti tanah warisan, deposito, atau saham dalam jumlah banyak di bank yang sama, itu ada kemungkinan besar kalau aplikasi kredit Anda kian disetujui. Perhatikan jikalau persyaratan ini akan berbeda dengan faktor Collateral yang segera dibahas di poin berikutnya.
  2. Collateral
    Collateral, ataupun barang jaminan, atau disebut pula menggunakan istilah ‘agunan’, yakni aset yang dimanfaatkan sebagai jaminan sebuah pinjaman. Barang jaminan tersebut boleh jadi bisa berupa kendaraan bermotor, bangunan, tanah,¬†deposito, maupun emas. Apabila nanti Anda gagal dalam melunasi pinjaman, agunan segera dilelang oleh bank untuk pemenuhan tanggungan Anda. Oleh sebab itu semakin tinggi nilai agunan jika dibanding pinjaman yang diinginkan, akan semakin besar pula potensi aplikasi kredit Anda kian diterima.

Bank pun umumnya punya kriteria tersendiri tentang berapa besar pinjaman maksimal yang dapat diberikan sesuai dengan harga agunan. Contohnya saja katakana dalam pinjaman dengan menggunakan jaminan deposito di mana pihak bank ternyata menetapkan pinjaman maksimum 80% dari jumlah deposito, karenanya seseorang yang punya deposito sebesar 100 juta Rupiah hanya bisa minta kredit sebanyak 80 juta Rupiah saja.

  1. Conditions
    Persyaratan terakhir masihlah berkaitan dengan keadaan ekonomi secara umum. Berdasar keadaan ekonomi terbaru dan proyeksi kondisi ekonomi ke depannya, bank biasanya menentukan penilaian mengenai macam kredit apadan bagi kalangan mana yang akan memperoleh prioritas dalam hal penyaluran. Di sebuah kondisi ekonomi tertentu, suatu bank barangkali mau lebih banyak pengguna kartu kredit untuk mempermudah persyaratannya, sedang di keadaan berbeda barangkalinya bank yang sama kian mempersulit aplikasi kartu kredit tapi mempermudah kredit kendaraan bermotor atau misalnya kredit rumah. Bagi kita sebagai seorang calon penerima kredit, yang paling penting yakni mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan bank tatkala kita mengajukan aplikasi kredit itu.

(Rahmat Hidayat)