6 Hal Yang Bisa Memperkecil Resiko Investasi Reksadana

6 Hal Yang Bisa Memperkecil Resiko Investasi ReksadanaAnalisaToday – Jika Anda benar-benar ingin berinvestasi di reksadana, kali ini kita akan membahas apa saja faktor-faktor yang mengurangi risiko berinvestasi di reksadana.

OctaFX
  • Investasi Dana Dingin

Anda pasti bertanya-tanya apa dana dingin itu? Dana dingin, atau biasa disebut pendapatan tambahan, adalah pendapatan yang diperoleh setiap bulanan yang dikurangi semua biaya pajak penghasilan termasuk pajak, hipotek, premi asuransi, tagihan telepon, dan sebagainya. Pada dasarnya, dana dingin / uang dingin merupakan biaya yang benar-benar menganggur. Seseorang yang memiliki dana investasi menggunakan dana menganggur cenderung memiliki tingkat risiko yang lebih rendah.

  • Investasi dalam jangka panjang

Berinvestasi di reksadana dalam jangka panjang memang memiliki hasil retrun, yang kadang dapat melebihi inflasi. Memperpanjang batas waktu untuk berinvestasi di reksadana (investasi jangka panjang) pada umumnya akan memberikan efek kepentingan bersama, yang sering menyebabkan investasi reksadana sebenarnya dapat melebihi tingkat inflasi setiap tahun.

  • Pendidikan pada investasi reksadana

Seorang investor yang memiliki tingkat pendidikan yang cukup dan pengalaman yang lebih matang akan mengurangi risiko investasi, termasuk investasi dalam reksadana. Mungkin, kebanyakan orang yang mengalami penipuan investasi adalah kurangnya pengetahuan dan wawasan dalam hal keragaman investasi, khususnya investasi di reksadana.

  • Kepribadian

Kepribadian dari Manajer Investasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi penerimaan risiko investasi seseorang. Umumnya, orang-orang yang mengambil sikap agresif dalam posisi menerima risiko yang lebih tinggi daripada mereka yang pasif.

  • Kondisi pasar

Jika Anda memutuskan untuk berinvestasi, pastikan kita memiliki naluri yang kuat dalam membaca kondisi pasar. Jika kondisi pasar dalam posisi naik (bullish), hal itu akan mendorong investor untuk memulai investasi mereka di Reksadana. Sebaliknya, jika pada saat pasar turun (bearish), investor sering melarikan diri dari pasar saham karena menghindari risiko kerugian.

  • Kondisi keuangan

Kondisi keuangan berpengaruh pada “toleransi” kepada seseorang dalam dana investasi. Seringkali seorang pria yang telah kehilangan beberapa miliar dana, karena tidak disertai dengan manajer investasi. Ya, mungkin dalam hal ini adalah salah satu manajer investasi. Melihat situasi keuangan Anda terlebih dahulu jika Anda ingin berinvestasi di reksadana.

FBS Markets Inc

(Rahmat Hidayat)