Investasi Reksa Dana Mampu Bertahan Dari Inflasi?

Investasi Reksa Dana Mampu Bertahan Dari Inflasi?

26
0
SHARE

Investasi Reksa Dana Mampu Bertahan Dari Inflasi?AnalisaToday – Penetrasi produk reksa dana di Indonesia masih sangat rendah dibandingkan dengan jumlah penduduknya yang mencapai 254 juta. Saat ini, ada sekitar 161 000 investor reksa dana baru di Indonesia.

“Banyak orang di Indonesia yang tidak akrab dengan reksa dana. Oleh karena itu, tidak mengambil keuntungan dari instrumen investasi ini untuk menikmati kesempatan dari pasar modal untuk mengembangkan kekayaan,” kata Presiden Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Legowo Kusumonegoro.

Legowo mengatakan, ada reksa dana pilihan investasi yang nyaman dan terbuka untuk siapa saja. Memang, untuk menahan, divisi Manulife Asset Management telah membentuk distribusi ritel sebagai bentuk dukungan untuk segmen mass affluent Indonesia. Business Development Manager Manulife Asset Management, Putut E. Andanawarih, menambahkan, kebutuhan masyarakat dalam kaitannya dengan pertumbuhan aset yang lebih tinggi karena mereka memiliki tujuan keuangan. Mereka harus mempertahankan standar hidup di tengah hantaman inflasi.

“Tabungan dan deposito tradisional tampaknya tidak menawarkan pengembalian yang memadai. Suku bunga saat ini tidak mampu mengalahkan inflasi,” katanya.

Akibatnya, kata dia, nilai modal terus mengikis. Hari ini, orang harus mulai mempertimbangkan investasi lainnya. Secara historis, dalam jangka panjang, dana investasi berbasis produk tindakan telah menunjukkan kemampuan untuk memberikan hasil yang mampu mengalahkan inflasi. Reksa dana merupakan investasi alternatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selama lima tahun terakhir, indeks harga saham (IHSG) membukukan laba sekitar 15,7 persen per tahun, mengalahkan inflasi di level 6 persen per tahun. Pertumbuhan IHSG juga melebihi tingkat bunga tabungan, yang berada di bawah rata-rata 4 persen per tahun.

“Kebanyakan orang cenderung menghabiskan apa yang tersisa dari pendapatan mereka setelah belanja” katanya.

Kebiasaan ini membuat sulit bagi mereka untuk tetap di jalur untuk mencapai tujuannya. “Di sini, reksa dana yang berguna bagi mereka yang ingin menumbuhkan kebiasaan berinvestasi secara teratur,” katanya.

(Rahmat Hidayat)