Kelebihan Reksa Dana dibandingkan Saham, Obligasi dan Emas

Kelebihan Reksa Dana dibandingkan Saham, Obligasi dan Emas

108
0
SHARE

Kelebihan Reksa Dana dibandingkan Saham, Obligasi dan EmasAnalisaToday – Untuk anda, investor perorangan yang baru mau mengawali investasi, jika dibanding dengan instrumen lainnya reksa dana punya keunggulan yakni:

Investasi minimal relatif lebih kecil mulai dari Rp 500 rb atau bisa Rp 1 juta. Hal ini jadi salah satu favorit bagi investor yang barangkali dana investasinya relatif terbatasi.

Mudah ditransaksikan dan likuid. Reksa Dana bisa ditransaksikan tiap saat sebab Manajer Investasi punya kewajiban untuk menjual pada investor atau bisa membeli kembali dari investor tiap perintah jual beli dikerjakan dalam batas maksimum T+7. Instrumen saham juga ada yang likuid (bisa ditransaksikan pada setiap saat) ada juga yang lebih kurang. Tatkala investor membeli saham yang cenderung kurang likuid ada potensi pencairan dana sulit dikerjakan. ORI dan Sukuk masih sulit untuk dibeli dalam setiap saat.

Satu Harga dan Transparan. Jikalau mekanisme pembelian atau penjualan reksa dana yang dikerjakan tepat, dapat dipastikan investor kian mentransaksikan reksa dana dalam harga yang sama tidak memandang besar kecilnya dana yang ditanamkan. Harga reksa dana hanya terdapat 1, diluncurkan keesokan harinya kemudian berlaku untuk perintah transaksi yang dikerjakan sebelum jam 12.00 WIB atau jam 13.00 WIB. Di harga saham walau ada harga penutupan, yang diperoleh investor mungkin bisa berbeda terkait dengan offer dan bid, harga obligasi yang kurang transparan oleh sebab kurang likuid, hanya instrumen emas sajalah yang punya kesamaan harga jual sebab diberitakan oleh ANTAM. Akan tetapi untuk investor yang hadir ke toko emas, tak jarang harga yang didapat berbeda dengan harga dari ANTAM.

Pengelolaan yang Profesional. Pada prinsipnya investasi reksa dana dikerjakan karena investor tidak punya waktu, akses, kemampuan dan jumlah dana untuk mengerjakan investasi dalam saham dan obligasi. Akan tetapi bagi investor profesional yang punya kemampuan cukup baik secara finansial dan SDM dalam mengerjakan investasi pada instrumen itu, dapat mengerjakan investasi secara langsung sebab tak menutup kemungkinan dapat mendapat hasil lebih baik dibanding diolah lewat reksa dana.

(Santi Damayanti)