Panduan Mempersiapkan Pensiun Dengan Reksa Dana 2

Panduan Mempersiapkan Pensiun Dengan Reksa Dana 2

29
0
SHARE

 

Panduan Mempersiapkan Pensiun Dengan Reksa Dana 2AnalisaToday – Katakanlah sekarang ini anda usianya 30 tahun dan telah berkeluarga. Jumlah keperluan hidup tiap bulan untuk keluarga yang “ideal” adalah berkisar Rp 10 juta. Anda kemudian berencana pensiun pada usia 55 tahun dan ingin menikmati masa pensiun selama 20 tahun. Anggapan inflasi dan deposito masing-masing yakni sebesar 6% dan 5% net.

Berdasar kasus di atas, maka besar nilai Pensiun supaya pada saat usia 55 ke depan, anda sekeluarga bisa merasakan gaya hidup setara dengan Rp 10 juta saat ini ialah sekitar Rp 11,3 Miliar. Dana itu kemudian disimpan dalam deposito atau tabungan yang dapat memberikan bunga 5% net tiap tahun, dan tiap bulan anda mengerjakan penarikan sesuai dengan keperluan hidup yang bertepatan dengan tingkat inflasi.

Untuk gambaran, biaya hidup Rp 10 juta sekarang ini yakni kurang lebih sama dengan Rp 32 juta di usia 55 tahun anda nantinya. Angka ini mungkin masih akan naik tiap tahunnya kalau bersesuaian dengan tingkat inflasi.

Sesudah menentukan besaran nilai pensiun, langkah berikutnya yakni cara mencapainya. Cara yang tergampang yakni dengan cara menabung. Katakan saja jika anda telah menabung di bawah bantal sepanjang 25 tahun dari usia 30 hingga 35, untuk bisa mencapai Rp 11,3 M, jumlah uang yang mesti disisihkan ialah sekitar Rp 37,6 juta tiap bulan. Suatu angka yang fenomenal, padahal justru keperluan hidupnya saja baru berkisar Rp 10 juta.

Jika bergantung pada tabungan atau deposito yang dapat memberikan bunga bersih 5% tiap tahun, total uang yang harus disisihkan per bulannya yakni berkisar Rp 19 juta. Angka ini tentu masih lebih besar disbanding dengan keperluan hidup yang sebesar Rp 10 juta tiap bulan.

Dalam tahap ini, bila kita tidak punya warisan yang luas atau aset yang tinggi, sebaiknya kita memikirkan kembali untuk mengambil risiko. Salah satunya yakni dengan cara berinvestasi di reksa dana.

Mengapa kemudian itu disebut mengambil risiko? Karena dengan berinvestasi, seseorang akan mungkin mendapatkan tingkat keuntungan lebih besar daripada deposito atau menabung, namun di lain sisi bisa mengalami rugi jika harga investasinya anjlok.

(Muhammad Rizal)