Strategi Investasi Reksa Dana : Asset Allocation (1)

Strategi Investasi Reksa Dana : Asset Allocation (1)

574
0
SHARE

 

Strategi Investasi Reksa Dana : Asset Allocation 1AnalisaToday – Dalam dunia investasi dikenal juga sebuah strategi yang disebut dengan Asset Allocation, ataupun sederhananya membagi investasi ke beberapa macam investasi supaya dapat portofolio investasi yang pas dengan profil risikonya. Misal saja, investor dengan profil risiko yang lumayan agresif akan punya alokasi yang lebih baik pada reksa dana saham atau saham, kebalikannya investor yang punya profil risiko konservatif kian mengalokasikan uangnya cenderung banyak pada reksa dana pendapatan tetap atau obligasi.

Jujur, menurut hemat saya strategi itu bukanlah strategi investasi yang pas untuk semua orang. Pasalnya, dalam investasi setiap orang membawa tujuan. Katakan saja kalau tujuannya untuk pensiun dan waktunya masih lama lagi, apakah butuh kita sisihkan sekian puluh persen dari dana kelola ke instrumen yang konservatif layaknya deposito dan reksa dana berpendapatan tetap? Sebaliknya tatkala tujuan keuangannya sudah begitu dekat waktu dana diperlukan yaitu tahun depan, apa sebab agresif kita mesti menempatkan dana di reksa dana saham?

Menurut saya tidak, alangkah lebih baiknya memang investasi reksa dana dipaskan dengan fokus keuangan. Reksa dana jangka pendek dalam tujuan jangka pendek, reksa dana jangka panjang dalam tujuan jangka panjang. Bagaimanakah risikonya? Maikn lama periode investasi, risiko fluktuasi pada reksa dana saham pun kian semakin diminimalkan. Namun tidak menjamin pasti beruntung memang, tapi kecenderungan mengalami kerugian semakin cilik. Jadi, teknik untuk mengurangi risiko yakni dengan berinvestasi jangka panjang.

Strategi dan konsep ini tepat jibilaka anda masih ada dalam tahapan Wealth Accumulation. Dalam bahasa kelola keuangan, tahapan ini yakni bagi orang-orang yang masih dalam tahap permulaan karir / usaha namun belum punya penghasilan yang mapan. Pada tahap ini, investasi dikerjakan dengan berusaha menyisih sebagian dari penghasilan setiap bulannya. Ada pula yang dikerjakan dengan teknik mengurangi gaya hidup yang sebelumnya konsumtif.

Apa strategi asset allocation itu memanlahg tidak aplikatif ? Tentu tidak, strategi ini tetap bisa dilakukan bahkan apabila anda membaca buku-buku berhubungan dengan investasi di luar negeri atau memanfaatkan aplikasi finansialnya, seluruhnya adalah mengenai bagaimana mengalokasikan investasi dengan benar.

(Santi Damayanti)