Strategi Investasi Reksa Dana : Asset Allocation (2)

Strategi Investasi Reksa Dana : Asset Allocation (2)

62
0
SHARE

 

Strategi Investasi Reksa Dana : Asset Allocation 2AnalisaToday – Dalam teori perencanaan keuangan, Wealth Preservation yakni tahapan bagaimana investor mengembangkan dan mempertahankan nilai aset yang dipunyai. Tujuan keuangan layaknya liburan ke luar negeri, pensiun, dan bahkan pendidikan anak barangkali sudah bukan jadi persoalan bagi masyarakat yang berada dalam tahapan ini oleh sebab telah punya sejumlah aset atau pendapatan yang nilainya lumayan. Sebagian dari anda mungkin mengenalnya dengan istilah High Net Worth Individual (HNWI).

Pertanyaannya adalah, bagaimana teknik melakukan investasi reksa dana melalui strategi Asset Allocation ?

Definisi High Net Worth Individual (HNWI)

Sebelum mengupas lebih lanjut, sekali lagi saya mau meyakinkan bahwa strategi ini tidak tepat bagi semua orang walau semua orang mampu melakukan dalam skala kecil. Strategi ini baru tepat bila dilakukan oleh investor yang telah masuk dalam kalangan Asset Preservation atau untuk mudahnya saya bilang High Net Worth Individual (HNWI). Nah, pertanyaannya berikutnya bagaimana supaya tahu seorang investor sudah masuk kategori ini atau belum?

HNWI dalam perbankan juga punya identitas sendiri. Ada yang menyebutnya Nasabah Prioritas, Soliter, Signature, Emerald, dan lain sebagainya. Ketentuannya juga berbeda, ada yang menyatakan minimal punya saldo Rp 500 juta, ada yang Rp 1 M, ada pula yang lebih. Di dalam ketentuan pasar modal, ada pula istilah Investor Profesional, yang mana definisinya yakni investor yang punya keterampilan memahami risiko dan punya investasi sendiri paling tidak Rp 5 M.

Buat anda yang punya bisnis yang sudah berjalan atau lumayan sudah lama dengan penghasilan tetap minimum Rp 25 juta per bulan tanpa butuh ada yang dilibatkan untuk terlalu aktif dalam sector manajemen bisnis atau terlibat namun cukup dikit saja, menurut hemat saya juga dapat dikategorikan sebagai HNWI. Pasalnya, anda sudah dalam kondisi yang financial freedom berkaitan dengan keadaan baik dan tetap, bahkan kalau syukur-syukur financial freedom itu malah lebih, namun itu harus berada pada keadaan yang sudah ada sekarang, tinggal bagaimana dana lebih yang ada bisa dikembangkan.

(Reshie Fastriadi)