Langkah-langkah Memilih Saham Berkualitas (3)

Langkah-langkah Memilih Saham Berkualitas (3)

64
0
SHARE

 

Langkah-langkah Memilih Saham Berkualitas 2AnalisaToday – Kepemilikan Saham dan Manajemen. Apakah nanti perusahaan yang Anda lihat masih dijalankan oleh para pendiri aslinya, atau apsakah manajemen perusahaan telah digerakkan oleh orang-orang yang baru? Di sebuah perusahaan yang masih awal berdiri, umumnya pendiri ataupun anggotanya  masih mempunyai posisi di dalam perusahaan. Amatilah biodata tokoh-tokoh kunci dalam perusahaan tersebut untuk melihat seberapakah  luas pengalaman yang mereka punya.

Jangan lupa periksa juga guna memantau apa para pendiri dan manajer dalam sebuah perusahaan memegang banyak saham, dan berapa banyakkah? Anggap saja kalau kepemilikan saham oleh manajemen depan perusahaan sebagai suatu yang positif, dan jikalau kepemilikan itu relatife rendah sebagai kemungkinan atau potensi adanya masalah. Ini disebabkan pemegang saham umumnya akan lebih dipedulikan jika orang-orang yang menjalankan perusahaan pun mempunyai kepentingan terhadap performa saham.

Laporan Keuangan

Urusan perlukah investor mempelajari seluk-beluk laporan mengenai keuangan sebuah perusahaan tempat di mana ia ingin menginvestasikan dananya? Bagi pengamatan sekilas, sebetulnya memandang poin-poin tertentu saja sudah begitu cukup. Lihat laporan keuangan konsolidasi untuk melihat aset dan liabilitas secara menyeluruh; perhatikan pula secara khusus tentang kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek dan dalam jumlah utang jangka panjang yang telah atau akan ditanggung perusahaan.

Barangkali boleh dicatat di sini bahwa banyak utangyang  belum tentu buruk; sebab ini tergantung juga dengan bagaimana model bisnis perusahaan tertentu. Sebagian perusahaan akan sangat padat modal, sedang perusahaan sebagian lain boleh  jadi hanya memerlukan tidak banyak karyawan dan perlengkapan untuk operasi. Lihat juga debt-to-equity ratio untuk melihat seberapa banyakkah ekuitas positif yang dipunyai perusahaan; bandingkan pula dengan data pesaing untuk memperoleh perspektif yang lebih baik.

Jika angka-angka akumulasi aset, ekuitas, dan liability berubah secara signifikan dari satu periode ke periode selanjutnya, coba saja untuk mengetahui mengapa hal itu terjadi. Membaca footnote yang mengiringi laporan keuangan serta laporan tahunan atau kuartalan boleh jadi memberi setidaknya sedikit petunjuk mengenai hal ini, misalnya saja jika perusahaan sedang bersiap-siap untuk meluncurkan suatu produk baru, semata menghabiskan modal, atau tengah mengakumulasi pendapatan. Pengamatan ini sudah selayaknya dapat memberikan perspektif yang lebih baik setelah Anda mengikuti tren profit terbaru.

(Kikie Aditya)