Awali Bisnis Bermodal Ponsel Dan Motor, Kini Sukses Bisnis Sablon

Awali Bisnis Bermodal Ponsel Dan Motor, Kini Sukses Bisnis Sablon

68
0
SHARE

Awali Bisnis Bermodal Ponsel Dan Motor, Kini Sukses Bisnis SablonAnalisaToday – Rumus merintis usaha sering identik dengan modal yang cukup besar itu tidak berlaku dalam kamus Irvan Ismiawan (21). Bisnis sablon rumah dengan modal HP (telepon) dan motor, sebelum pengusaha muda yang akrab disapa Irvan ini hanya menjadi pemasok toko yang dijual kembali berupa jaket dan kemeja.

“Awalnya kami membuka usaha Sablon di Jakarta untuk menyimpan persediaan reseller baju dan jaket. Sebagai penyablonan dan bordir kami melempar jasa ahli di lapangan,” kata Irvan.

Seiring dari waktu ke waktu, Irvan mulai banyak belajar dari layanan sablon yang menghubungkan sampai akhirnya mulai tantangan memproduksi kemeja dan jaket mereka sendiri. “Banyak dari layanan cetak yang memberikan pengetahuan bagi kita dari sana mulai berani untuk terjun langsung memproduksi kemeja dan jaket dengan modal minimum sementara sejauh ini masih menyicil alat-alat produksi ,“ katanya.

Mengklaim terjun ke dunia bisnis seperti yang terinspirasi oleh buku yang diterbitkan oleh Ippo Santoso, kurang dari satu tahun untuk menjalankan bisnis fashion Irvan sekarang omset mengantongi setidaknya Rp 4 juta per bulan.

Ia dibantu 4 orang pekerja produksi, setiap hari dapat menghasilkan 100-250 produk. Dari yang awalnya hanya membuka orderan satuan, saat ini perkembangan Rumah Sablon Jakarta bisa memproduksi hingga 100-200 pcs/ hari dan sekarang Irvan memberlakukan minimal pemesanan 1 lusin (12 pcs) untuk sekali order.

Dengan akhir untuk mengoptimalkan pemasaran online hari ini disajikan cadangan Irvan di seluruh Indonesia dan masa depan ingin membuka kemitraan (waralaba) di Kalimantan mengingat potensi pasar sangat besar.

“Meskipun kemungkinan besar, tetapi menjalankan bisnis percetakan bahwa kita harus memperhatikan rincian dari proses produksi. Karena sering ketika menyebabkan rendahnya kualitas kurang teliti,” kata Irvan.

Meskipun baru-baru pengembangan bisnis percetakan, tetapi untuk kemenangan besar Irvan sekarang terasa. Karena kemenangan terbesarnya adalah ketika Anda dapat berbagi nasib baik dengan keluarga dan orang-orang di sekitar mereka.

(Rahmat Hidayat)