Mantan Karyawan Yang Kini Sukses Jadi Bos Baju Anak

Mantan Karyawan Yang Kini Sukses Jadi Bos Baju Anak

59
0
SHARE

Mantan Karyawan Yang Kini Sukses Jadi Bos Baju AnakAnalisaToday – Pengalaman kerja Muhammad Rifani (25) dalam usaha pakaian, membuat mantan karyawan ini menjadi bos baju anak. Setelah menikah dengan Rosyi Nurrosyidah, pengusaha yang dijuluki Rifani ini memiliki ide-ide untuk menjalankan bisnis sampingan.

“Niatnya kami ingin tinggalkan, karena kami berdua masih bekerja. Istri saya bekerja sebagai guru sementara dan bekerja di sebuah perusahaan pakaian di Indonesia,” katanya.

Rifani awalnya mencoba untuk menghasilkan tiga lusin baju anak 3, dengan desain kaos penyedia yang berbeda dan mencoba untuk menjual kepada orang-orang terdekat. Tanpa diduga, produk yang dijual di pasar dan menjadi tertarik dalam memproduksi secara bertahap.

Dengan waktu dan dengan modal uang yang sederhana, secara bertahap jumlah desain kaos anak diproduksi terus tumbuh dan berkembang. Singkatnya, setelah berjalan cukup stabil, Rifani bahkan berani mengundurkan diri untuk fokus pada usaha kemeja anak.

“Ide bisnis berasalah dari dorongan orang tua kami, karena saya pergi untuk bekerja di perusahaan pakaian dan keduanya pendidikan pascasarjana. Jadi kami memutuskan untuk membuat produk yang mengajarkan pendidikan Islam lewat kemeja, sampai mitra bisnis sekarang ini ada di beberapa daerah di Indonesia dan Singapura,” sambungnya.

Setelah fokus pada usaha ini, Rifani mengaku perkembangannya berjalan dengan baik dengan semua hambatan yang harus diatasi. Ke depan, ia akan membangung distributor eksklusif yang dapat melayani agen dan reseller.

Kendati dalam pengembangan bisnis, ada beberapa kendala yang dihadapi, salah satunya adalah akurasi dari proses produksi. Dengan modal awal sekitar Rp 1,5 juta, Rifani saat ini dapat mengantongi omzet minimal sekitar Rp 20 sampai Rp 30 juta dalam sebulan.

“Terima kasih Tuhan, dan lulusan pendidikan kita bisa menuangkan pengetahuan yang telah kita pelajari dalam produk Nuqtoh. Selain itu, kami juga dapat memberikan kesejahteraan karyawan dan juga hadir di media sejalan untuk bertukar informasi tentang pendidikan anak-anak,” tutupnya.

(Santi Damayanti)