Sukses Rintis Bisnis Telur Asin dan Olahan Bebek

Sukses Rintis Bisnis Telur Asin dan Olahan Bebek

90
0
SHARE

Sukses Rintis Bisnis Telur Asin dan Olahan BebekAnalisaToday – Memulai sebagai petani bebek di Nusa Tenggara Barat, awalnya Abdul Rahim (38) menemui hambatan pertemuan dalam pemasaran ternak yang tengah dikembangkan. Meskipun banyak kendala yang ia hadapi ketika bisnis ternak dari bebek, tapi Abdul tidak menyerah pada pengembangan bisnis sampai ia mulai mengambil inisiatif untuk menumbuhkan tanaman di berbagai jenis produk olahan ternak.

“Pada awalnya saya adalah peternak itik dan telur asin,” kata Abdul.

Bermodalkan uang sebesar 2 juta rupiah untuk membeli bebek dan meletakkan sapi jantan serta membangun tempat penampungan di dekat rumahnya, Abdul mengungkapkan bahwa bisnis itik dan sapi perah telah dimulai sejak 2011. lalu. “Saya melakukan bisnis di sini hanya untuk kesenangan. Di mana ada akan cara yang pasit bisa ditemukan. Dan itu benar, tidak ada perjuangan sia-sia sampai akhirnya saya bisa menjadi pengusaha seperti saat ini,” tambahnya.

Dibantu oleh lima pekerja, Abdul saat ini Azna Jaya (nama kelompok petani yang dibangun Abdul) berhasil mengumpulkan bebek sekitar 2.000 per bulan dengan omzet sekitar Rp 20 juta. “Prodak telur asin yang dijual dengan harga Rp 4,000.00 per item, sedangkan untuk produk abon bakar kami pasarkan dengan harga Rp 20.000 – Rp 30,000” kata pengusaha sukses NTB.

Meskipun sejauh ini pemasaran telur masih di sekitar Nusa Tenggara Barat, tapi banyak wisatawan dan tamu dari luar daerah memesannya sebagai suvenir. “Alhamdulillah usaha ini berjalan lancar, dan harapan saya untuk masa depan dapat membuka gerai di seluruh kabupaten di Nusa Tenggara Barat,” ucap Abdul.

Kesuksesan Abdul menikmati hari belum tentu membuat Anda lupa perjuangan dalam merintis usaha pertama. Abdul mengaku setelah memproduksi asin, ia juga menghadapi kendala dalam bahan baku. “Tapi sekarang langsung menjadi peternak dengan jumlah bebek yang melimpah, karena Allah membantu saya dan beberapa hambatan bisa diselesaikan,” katanya.

Dengan niat tulus dan kerja ikhlas, Abdul berharap bahwa di masa depan bisa lebih bermanfaat untuk banyak orang dan dapat memberikan pekerjaan kepada orang lain.

(Rahmat Hidayat)