Di Asia Nilai Tukar Yen Melemah Jumat Pagi

Di Asia Nilai Tukar Yen Melemah Jumat Pagi

72
3
SHARE

DI Asia Nilai Tukar Yen Melemah Jumat PagiYen sedikit melemah di perdagangan Asia pada hari Jumat, dengan adanya pasar di banyak pusat-pusat perdagangan regional yang ditutup hari ini karena hari libur Idul Fitri, termasuk SingapuraAnalisaToday – Yen sedikit melemah di perdagangan Asia pada hari Jumat, dengan adanya pasar di banyak pusat-pusat perdagangan regional yang ditutup hari ini karena hari libur Idul Fitri, termasuk Singapura, Malaysia dan Indonesia. USD / JPY berpindah tangan pada 124,19, naik 0,03%, sementara AUD / USD diperdagangkan pada 0,7411, naik 0,08%. EUR / USD diperdagangkan pada 1,0881, naik 0,05%.

Di tempat lain ada sangat sedikit pada data kalender untuk menginspirasi pasar. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, naik 0,35% pada 97,63, turun dari tertinggi satu bulan; 97,91 hit di awal sesi.

Semalam, dolar memangkas keuntungan terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada Kamis, menarik kembali setelah data menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur di Philadelphia. Federal Reserve Bank of Philadelphia melaporkan pada Kamis bahwa indeks manufaktur memburuk ke pembacaan 5,7 bulan ini dari bulan Juni dari 15,2. Para analis telah memperkirakan indeks jatuh ke 12,0 pada bulan Juli.

Laporan itu muncul setelah Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran awal pada pekan yang berakhir 11 Juli turun 15.000 ke 281.000 dari total minggu sebelumnya dari 296.000. Para analis telah memperkirakan klaim pengangguran awal turun 10.000 ke 285.000 minggu lalu.

Greenback tetap didukung setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan, dalam pernyataannya di depan komite Rumah Jasa Keuangan pada hari Rabu, bahwa Fed kemungkinan akan menaikkan suku “di beberapa titik tahun ini.” Dia menambahkan bahwa pasar tenaga kerja AS yang lebih sehat tapi masih beberapa kendur.

Euro menemukan beberapa dukungan setelah Bank Sentral Eropa meningkatkan pinjaman darurat kepada bank-bank Yunani sebesar € 900.000.000 dan beroperasi di bawah asumsi bahwa Yunani akan tetap di zona euro. Berbicara pada konferensi pers setelah keputusan bank untuk mempertahankan suku bunga kawasan euro ditahan pada rekor terendah, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan beberapa hal positif terjadi untuk memungkinkan peningkatan bantuan likuiditas darurat.

(Reshie Fastriadi)