Di Asia Yen Menguat Pada Rabu Pagi

Di Asia Yen Menguat Pada Rabu Pagi

8
0
SHARE

Di Asia Yen Menguat Pada Rabu PagiAnalisaToday – Yen menguat pada Rabu di Asia karena investor terus mengawasi respon keamanan untuk pemboman mematikan di Belgia semalam dan melihat ke aset safe. USD / JPY berpindah tangan pada 112,22, turun 0,14%, sementara AUD / USD diperdagangkan pada 0,7621, datar. EUR / USD turun 0,04% ke 1.213.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenbacks kekuatan terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, terakhir dikutip datar di 95,67. Sentimen risiko terpukul setelah ledakan merobek ruang keberangkatan bandara Brussels pada Selasa pagi menewaskan sedikitnya 26 orang dan melukai 35 orang lain dan ledakan kedua menghantam sebuah stasiun metro di ibukota tak lama setelah itu.

Ledakan di bandara dan stasiun metro terjadi empat hari setelah penangkapan di Brussels dari peserta yang dicurigai dalam serangan militan November di Paris yang menewaskan 130 orang. Serta pekan ini, Presiden Fed San Francisco John Williams dan Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart mengatakan dalam laporan berita terpisah yang kenaikan suku bunga bisa datang pada awal bulan depan. Namun, baik voting anggota Komite Pasar Federal Terbuka.

Pada hari Selasa, Presiden Fed Chicago Charles Evans mengatakan selama inflasi “underrunning” target Federal Reserve 2%, ada waktu untuk menilai risiko global dan menunda menaikkan suku lagi, karena sangat penting untuk mendapatkan inflasi dan bahkan risiko akan di atas level tersebut.

Bank sentral AS mengejutkan pasar minggu lalu dengan memotong proyeksi kenaikan suku bunga yang lebih dari yang diharapkan, turun 4-2 pada tahun 2016, mengutip dampak potensial dari pertumbuhan global yang melemah dan gejolak pasar keuangan terhadap perekonomian AS.

Semalam, dolar masih cukup terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa, karena investor berhati-hati setelah serangkaian ledakan di Brussels menewaskan setidaknya 34 orang dan melukai lebih dari 100.

Permintaan safe-haven menguat setelah sedikitnya 34 orang tewas dalam serangkaian ledakan di Brussels pada hari Selasa pagi, dengan dua ledakan di bandara dan satu lagi di sebuah stasiun metro di jantung kuartal Uni Eropa satu jam kemudian.

(Muhammad Rizal)