Dolar melemah terhadap yen dan euro, menguat terhadap mitra dolar

Financeroll — Dolar sentuh level terendah baru di 14 bulan terhadap euro Rabu dan memangkas kenaikan terhadap yen setelah data menunjukkan bahwa ekonomi AS tak terduga mengalami kontraksi pada kuartal keempat dan investor menunggu hasil pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve.

Selama perdagangan pagi AS, dolar kembali turun dari level tertinggi dua setengah tahun terhadap yen. Greenback hanya naik 0,34% terhadap yen ke level 91,01, turun dari level tertinggi sesi 91,41.

Departemen Perdagangan mengatakan ekonomi AS mengalami kontraksi 0,1% pada kuartal keempat, mengalahkan ekspektasi untuk pertumbuhan 1,1% dan penurunan tajam dari pertumbuhan 3,1% pada kuartal sebelumnya.Selanjutnya Mengenai PDB AS

Data tersebut dirilis setelah laporan dari ADP menunjukkan bahwa sektor swasta AS menambah 192.000 pekerjaan di Januari, di atas ekspektasi untuk peningkatan 165.000.

Pelaku pasar sedang menunggu laporan suku bunga Fed hari ini. Bank sentral AS secara luas diperkirakan akan menegaskan kembali komitmennya untuk program pelonggaran sampai tingkat pengangguran turun di bawah 6,5%.

Di Jepang, Perdana Menteri Shinzo Abe menolak kritik bahwa program stimulus fiskal dan moneter Jepang ditujukan untuk melemahkan yen pada Rabu, dan mengatakan langkah-langkah tersebut bertujuan untuk memerangi deflasi.

Greenback berada di level terendah 14 bulan terhadap euro. Dengan euro mencatat kenaikan 0,53% ke level 1,3564 di saat sentimen pada mata uang tunggal tersebut terus didukung oleh indikasi bahwa krisis terburuk di zona euro berakhir. Euro mengabaikan data yang menunjukkan bahwa perekonomian Spanyol mengalami kontraksi 0,7% dalam tiga bulan terakhir hingga Desember, menjadikan pertumbuhan tingkat tahunan kontraksi menjadi lebih besar dari perkiraan 1,8%.

Greenback sentuh level terendah sesi terhadap pound, dengan pound mencatat kenaikan 0,19% ke level 1,5792. Sterling mendapat dukungan sebelumnya setelah data menunjukkan bahwa pinjaman bersih kepada individu di Inggris naik ke level tertinggi sejak April bulan lalu, sedangkan persetujuan hipotek naik menjadi 56.000 dari 54.000 pada bulan November.

Dolar jatuh ke level terendah di hampir tiga minggu terhadap franc Swiss, greenback turun 0,99% terhadap swissie ke level 0,9122.

Namun greenback menguat terhadap dolar Kanada, Australia dan Selandia Baru. Terhadap loonie, greenback naik 0,18% ke level 1,0027. Aussie jatuh 0,52% terhadap greenback ke level 1,0419 dan kiwi melemah 0,94% terhadap greenback ke level 0,8314.

Indeks dolar, yang mencatat kinerja greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,36% ke level 79,32.