Euro jatuh paska suku bunga Eropa di pangkas

by

Euro jatuh paska suku bunga Eropa di pangkasFinanceroll – Keputusan Bank Sentral Eropa untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 0.5% meski diharapkan pasar, namun tetap memberikan tekanan dan membuat Euro jatuh terlebih dengan latar belakang kondisi ekonomi Zona Euro yang lemah.

Dalam perdagangan EURUSD, dibeli di $1.3060 dari sebelumnya di $1.3202 setelah Presiden ECB Mario Draghi mengadakan konferensi dengan media. Sempat naik ke $1.32, namun Euro berbalik menurun setelah Mario Draghi menyatakan keterbukaan  ECB untuk mengubah kebijakan suku bunga lebih lanjut. Suku bunga deposito Eropa saat ini adalah 0%, dimana diharapkan dengan kondisi ini akan mendorong perbankan menggelontorkan kredit.

Saat Draghi menyatakan kemungkinan suku bunga negative, hal ini dipersepsikan dua hal oleh pasar, bisa positif atau negatif terhadap Euro. Dalam sejarah, Denmark dan Swiss pernah menggunakan suku bunga negatif. Pasar memahami kondisi dan kemungkinan ini, termasuk kemungkinan ECB menjalankan kebijakan yang tidak lazim.

Terhadap Yen Jepang, Euro jatuh ke ¥127.94 dari sebelumnya di ¥128.16. Sementara perdagangan USDJPY naik ke ¥97.99 dari sebelumnya di ¥97.37. Indek Dolar AS naik ke 82.234 dari sebelumnya di 81.530.

Berdasarkan data HSBC, sector manufaktur Cina mengalami perlambatan. Hal ini memberikan sentiment negative bagi Aussie, yang menempatkan Cina sebagai rekan dagang utama. Pada perdagangan AUDUSD turun ke $1.0246 dari sebelumnya yang bisa mencapai $1.0271.

Sementara itu, dalam perdagangan GBPUSD berakhir turun ke $1.5530 dari sebelumnya di $1.5586. (Follow Twitter @hqeem)