Euro masih di dekat level terendah 3 minggu

Financeroll — Euro diperdagangkan mendekati tiga minggu terendah terhadap dolar pada sesi Kamis, setelah data resmi menunjukkan bahwa resesi di zona euro semakin dalam pada kuartal keempat, dengan produk domestik bruto kontraksi lampaui perkiraan.

Eurostat mengatakan produk domestik bruto zona euro kontraksi sebesar 0,6% dalam tiga bulan hingga Desember, dibandingkan dengan ekspektasi untuk penurunan 0,4%, setelah kontraksi 0,1% pada kuartal ketiga. Ini merupakan tingkat penurunan tercepat sejak 2009 dan menandai kontraksi kuartal ketiga berturut-turut.

PDB zona euro turun 0,9% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, lebih buruk dari ekspektasi untuk kontraksi 0,7%, setelah menyusut pada tingkat tahunan sebesar 0,6% pada kuartal sebelumnya.

Di AS, Departemen Tenaga Kerja mengatakan jumlah orang yang mengajukan tunjanan pengangguran di pekan lalu turun 27.000 menjadi 341.000 yang disesuaikan secara musiman, dibandingkan dengan ekspektasi untuk penurunan 8.000 menjadi 360.000.

Klaim pengangguran untuk pekan sebelumnya direvisi naik menjadi 368.000 dari kenakan yang sebelumnya dilaporkan 366.000.

Perdagangan euro terhadap dolar terpantau sempat sentuh level 1,3316 selama perdagangan pagi AS, level terendah pasangan itu sejak Januari 24, kemudian konsolidasi pada level 1,3330, atau turun 0,91%. Terhadap mata uang lain, euro melemah tajam terhadap pound dan yen, turun 0,64% terhadap pound ke level 0,8599 dan jatuh 1,17% terhadap yen ke level 124,17.