Forex – AUD Turun Menjelang Index Harga Konsumen

Forex – AUD Turun Menjelang Index Harga KonsumenAnalisaToday – Hari ini, Rabu (23/7) dollar Australia melemah di awal sesi perdagangan Asia menjelang dirilisnya data harga konsumen dan laporan HSBC China Flash PMI. Sedangkan Biro Statistik Australia menyampaikan laporan bahwa inflasi Australia mengalami kenaikan sebesar 0,5 % pada kuartal kedua di tahun ini. Dengan demikian perolehan tersebut menjadikan tingkat inflasi di Australia mencapai presentase 3 persen. Dan juga sebanyak 0,8% dari kenaikan inflasi inti Australia.

Departemen Tenaga Kerja melaporkan sebelumnya bahwa indeks harga konsumen AS naik 2,1% pada bulan Juni, tidak berubah dari bulan sebelumnya dan sesuai dengan perkiraan, yang disambut tepuk tangan meriah untuk dolar.

Glenn Steven selaku Gubernur RBA kemarin sempat menyatakan kepuasanya terhadap kondisi ekonomi dari Australia saat ini. di lain hal, Philip Lowe selaku Deputi Gubernur RBA juga menyampaikan bahwa Australia telah berhasil menggeser valuta asing terhadap Yuan China. Kini, terdapat sekitar 3% invest Australia dalam mata uang Yuan.

Investor mata uang menganggap  bahwa RBA tak akan pernah memotong suku bunga acuan 2,5%-nya dalam bulan-bulan mendatang. Bank Sentral Australia tersebut sudah menurukan biaya pinjaman hingga mencapai 2.25% sejak 2011 lalu seiring menguatnya dollar AS dan investasi pertambangan mencapai punyaknya.

Respon Aussie

Mata uang Australia didukung oleh adanya anggapan yang mengatakan bahwa laporan manufaktur dari Tiongkok yang akan dirilis minggu ini, akan mengalami pertumbuhan yang lebih tinggi dan kuat, khususnya di sector manufaktur.

AUD/USD melompat 0.40% dari posisi 0.9393 dan menjadi 0.9434. Sedangkan AUD/JPY kut melaju sampai ke 95.68 pada jam 2;13 GMT Rabu ini. EUR/AUD harus merosot hingga 1.4269 dari 1.4330 mendekati level terendah dari psikologi perdagangan sejak November lalu.

Di tempat lain, National Association of Realtors melaporkan sebelumnya bahwa ada penjualan rumah AS naik 2,6% menjadi 5,04 juta per unit pada Juni –Mei (4.910.000), mengalahkan perkiraan pasar untuk kenaikan 2,0% menjadi 4.970.000 unit.

Bicara Market poin Fed mengakhiri program pembelian obligasi sekitar bulan Oktober mendatang dan kemudian menaikkan suku bunga beberapa waktu pada tahun 2015.

(Santi Damayanti)