Lelang SUN, Pemerintah Serap Dana Rp 9,95 Triliun

by

Financeroll – Hingga Kamis (14/2), pemerintah telah menyerap dana sebesar Rp 9,95 triliun dari penawaran yang masuk sebesar Rp 29,37 triliun pada lelang lima seri obligasi negara, atau surat utang negara (SUN), Kamis (14/2). Siaran pers Direktorat Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan di Jakarta, menyebutkan jumlah dimenangkan untuk seri SPN03130517 sebesar Rp1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,08% dan imbal hasil tertinggi 3,16%.

Selain itu, penawaran yang masuk untuk seri itu sebesar Rp 9,16 triliun dengan imbal hasil tertinggi 4,25% dan terendah 2,75%. Jumlah dimenangkan untuk SPN12140217 sebesar Rp1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,25%, imbal hasil tertinggi dimenangkan 4,25%. Penawaran yang masuk untuk seri tersebut sebesar Rp 4,48 triliun dengan imbal hasil tertinggi 5,75% dan terendah 4,22%.

Sementara jumlah dimenangkan untuk FR0063 Rp2,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,26%, imbal hasil tertinggi dimenangkan 5,28% dan tingkat kupon 5,63%. Penawaran yang masuk untuk seri itu Rp 5,06 triliun dengan imbal hasil tertinggi yang masuk 5,41% dan terendah 5,25%. Untuk jumlah dimenangkan untuk FR0064 sebesar Rp 1,95 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,95%, imbal hasil tertinggi dimenangkan 5,97%,tingkat kupon 6,13%.

Di sisi lain, penawaran yang masuk sebesar Rp 3,61 triliun dengan imbal hasil tertinggi masuk 6,09% dan terendah 5,94%. Jumlah dimenangkan untuk FR0065 sebesar Rp 3,90 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,27%, imbal hasil tertinggi dimenangkan 6,28% dan tingkat kupon 6,63%. Jumlah dimenangkan dari lima seri obligasi negara atau suratutang negara (SUN) sebesar Rp 9,95 triliun itu lebih tinggi dari jumlah indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp 7 triliun.

Tercatat untuk SUN seri SPN031305117 dan SPN12140217 merupakan penerbitan baru. SPN031305117 memiliki pembayaran bunga secara diskonto dan akan jatuh tempo 17 Mei 2013, sedangkan SPN12140217 dengan pembayaran bunga secara diskonto, akan jatuh tempo 17 Februari 2014. Tiga lainnya merupakan penerbitan/penjualan kembali, yaitu FR0063, FR0064, dan FR0065. Untuk FR0063 memiliki tingkat bunga tetap 5,625% dan akan jatuh tempo pada tanggal 15 Mei 2023, kemudian FR0064 memiliki tingkat bunga tetap 6,125% dan jatuh tempo pada tanggal 15 Mei 2028. Adapun FR0065 memiliki tingkat bunga tetap 6,625% dan akan jatuh tempo pada tanggal 15 Mei 2033. [geng]