Nilai Yen Jepang Masih Tetap Flat di Sesi Asia Senin Pagi

Nilai Yen Jepang Masih Tetap Flat di Sesi Asia Senin Pagi

15
0
SHARE

Nilai Yen Jepang Masih Tetap Flat di Sesi Asia Senin PagiAnalisaToday – Yen Jepang flat di Asia pada hari Senin setelah data perdagangan menunjukkan gambaran dicampur dengan ekspor, tetapi impor turun lebih dari yang diharapkan. USD / JPY berpindah tangan pada 121,57, datar, sementara AUD / USD diperdagangkan pada 0,7810, turun 0,18%. EUR / USD berpindah tangan pada 1,0989, turun 0,22%.

Neraca perdagangan Jepang untuk April mencapai defisit Y53.4 miliar, lebih sempit dari Y319 miliar defisit dilihat dan ekspor naik 8,0%, lebih baik dari kenaikan 6,4% yang diharapkan dan impor menurun 4,2%, lebih dari penurunan 1,5%.

Pasar di Amerika Serikat ditutup untuk Memorial Day. Pada hari Jumat, yang sebagian besar optimis Federal Reserve Janet Yellen Chair mengatakan “itu akan sesuai” bagi Fed untuk mulai menaikkan suku bunga federal fund dari mendekati nol di beberapa titik tahun ini.

Yellen mengatakan dia ingin melihat peningkatan dalam kondisi pasar tenaga kerja dan menjadi “cukup yakin” inflasi akan kembali ke 2% dalam jangka menengah.

Lemahnya ekonomi pada kuartal pertama, Yellen sangat disarankan kondisi tersebut akan dipenuhi jika ekonomi cukup optimis terpenuhi.

“Saya mengharapkan inflasi untuk bergerak ke arah tujuan kami dari 2%, ekonomi memperkuat lebih lanjut dan pengaruh berkurang. ”

Tapi Yellen menegaskan bahwa kenaikan suku bunga cenderung “bertahap” karena berbagai headwinds yang masih menahan ekonomi. Dia juga menggemakan pernyataan FOMC akan beberapa tahun kembali ke level yang normal.

Pada akhir pekan, Reuters melaporkan bahwa Yunani tidak dapat membuat pembayaran utang kepada Dana Moneter Internasional (IMF) bulan depan kecuali mencapai kesepakatan dengan kreditur, mengutip menteri dalam negeri dalam apa yang dikatakan adalah pernyataan paling eksplisit namun dari Athena tentang kemungkinan bawaan jika pembicaraan bakal gagal.

“Empat angsuran untuk IMF pada bulan Juni 1,6 miliar euro. Uang ini tidak akan diberikan dan tidak ada yang akan diberikan,” kata Menteri Dalam Negeri Yunani, Nikos Voutsis.

(Muhammad Rizal)