Bursa Saham AS turun, berbalik dari puncaknya akibat faktor teknis

Financeroll – Bursa Saham AS berbalik dari level tertingginya dalam lima tahun terakhir ini dengan berakhir menurun di perdagangan hari Rabu (30/01) setelah the Federal Reserve menyatakan bahwa perekonomian AS menciut, serta data ekonomi di kuartal empat yang mengejutkan dimana dikuartal empat pertumbuhan ekonomi AS mengalami kontraksi.

OctaFX

The Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga ultra rendah saat ini, mendekati nol persen serta mempertahankan kebijakan untuk membeli obligasi secara agresif. Bank Sentral melihat bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal empat yang sangat lemah menjadi factor dominan dimana mereka harus mempertahankan kebijakan tersebut. Banyak pihak yang sebelumnya menginginkan agar melalui FOMC ini, The Fed bisa meningkatkan perekonomian lewat sejumlah kebijakan baru. Namun The Fed masih bergeming dan optimis kondisi ekonomi akan membaik dimasa yang akan datang dengan kebijakan yang mereka jalankan saat ini.

Meski sejumlah indek saham global menguat dengan kebijakan kuantitatif dari bank-bank sentral ini, bursa saham AS masih berakhir menurun dalam perdagangan hari ini. Hal ini tak lepas dari factor teknikal, dimana pasar melakukana aksi ambil untung paska kenaikan sebelumnya.

Indek Dow Jones turun 44 poin atau 0.3%, ke 13,910.42, dimana saham General Electric Co.dan Exxon Mobil Corp.masing-masing jatuh 1.2%. Sepanjang bulan Januari ini, Dow Jones telah naik sebesar 6.2% sehingga mencatat rekor sebagai bulan Januari dengan kinerja terbaik selama 24 tahun terakhir.

Indek bursa S&P 500 turun 5.88 poin atau sebesar 0.4%, ke 1,501.96, dimana sector industry menjadi yang paling buruk diantara 10 sektor lainnya. Saham Research In Motion Ltd. turun 12% . Indek Nasdaq turun 11.35 poin atau 0.4%, ke 3,142.31, meski saham Facebook Inc. naik 1.5%.

FBS Markets Inc

Data ekonomi AS pada Rabu, menyatakan ekonomi AS di kuartal empat 2012 mengalami kontraksi 0.1% meski lapangan kerja untuk sector swasta naik 192,000 pekerjaan di bulan Januari.