Bursa Saham AS Turun Di Tengan Isu Shutdown AS

by

Bursa Saham AS Turun Di Tengan Isu Shutdown ASAnalisaToday – Bursa saham AS ditutup turun di hari Selasa karena kekhawatiran atas anggaran di Whasington untuk mengakhiri plafon utang dan shutdown pemerintah AS sudah memasuki minggu kedua.

Seperti yang diberitakan oleh Financeroll.co.id, Dow Jones turun 159,71 poin atau 1,1% menjadi 14,776.53, setelah menyentuh harga terendah 14,773.47. Indeks S&P 500 turun 20,67 poin atau 1,2% menjadi 1,655.45 dan mendekati penutupan, indeks S&P 500 diperdagangkan serendah 1,655.03. Indeks Nasdaq turun 75,54 poin atau 2% ditutup pada 3,694.83 setelah menyentuh level terendah 3,694.15 dan Indeks Volatilitas CBOE naik 5,4%. Emas berjangka ditutup naik dan berjangka minyak mentah naik dan dolar AS melemah terhadap Yen.

Beberapa saham AS  cukup tangguh menghadapi shutdown pemerintah AS, sejak shutdown dimulai pada 1 Oktober, indeks Dow Jones hanya turun 2,3%, S&P 500 turun 1,6% dan Nasdaq turun sebesar 2%. Kurangnya optimis bahwa akan ada revolusi di Washington sehingga minat beli investor turun, memudarnya optimism membawa dampak negative pada saham seperti Facebook ditutup turun 6,7%, Priceline turun 4,2% dan Tesla turun 4,6%.

Saat ini pasar sedang menunggu kabar baik dari Washington dengan membaiknya ekonomi dan sector saham lainnya. Saham McKesson Corp ditutup naik 3,2%, saham TripAdvisor Inc turun 5,5%.

Jika Shutdown pemerintah AS lebih dari satu bulan dapat memicu koreksi 20% sampai 30% di pasar saham dan hilangnya harapan pasar bahwa Bank Sentral dapat memperlambat program stimulusnya. Menurut beberapa ekonom di BOA mengharapkan shutdown pemerintah AS hanya dua minggu karena dapat memotong 0,5 poin dari PDB di kuartal keempat.

(ARP/AT)