Data Manufaktur AS Melambat, IHSG Melemah

by

Data Manufaktur AS Melambat, IHSG MelemahAnalisaToday – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 50 poin akibat aksi jual yang cukup ramai pagi ini. Melambatnya data manufaktur Amerika Serikat (AS) memberi tekanan dan sentimen negatif.  Membuka perdagangan preopening, IHSG anjlok 50,979 poin (1,16%) ke level 4.335,280. Sedangkan Indeks unggulan LQ45 jatuh 13,208 poin (1,80%) ke level 720,950.

OctaFX

Seperti yang diberitakan oleh Financeroll, pada awal perdagangan Selasa (4/2), IHSG amblas 62,253 poin (1,42%) ke level 4.324,006. Indeks LQ45 terjun 13,327 poin (1,82%) ke level 720,831.  Tekanan jual terjadi di saham-saham unggulan dan lapis dua. Tak satu pun indeks sektoral bisa menguat, semuanya merah lantaran  aksi jual.

Tercatat hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terpangkas 48,082 poin (1,10%) ke level 4.338,177. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 9,964 poin (1,36%) ke level 724,094.  Kemarin IHSG jatuh lagi ke level 4.300 setelah terkena tekanan jual sejak pembukaan perdagangan. Indeks pun sama sekali tidak menyentuh zona hijau kemarin.

Sementara situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:  Indeks Komposit Shanghai turun 16,83 poin (0,82%) ke level 2.033,08., Indeks Hang Seng anjlok 442,25 poin (2,01%) ke level 21.593,17, Indeks Nikkei 225 terjun 496,71 poin (3,40%) ke level 14.122,42, dan  Indeks Straits Times jatuh 37,05 poin (1,24%) ke level 2.953,90.

Selain itu, aksi jual masif terjadi di pasar saham Wall Street sehingga menimbulkan koreks yang sangat dalam, terparah sejak Juni 2012. Pasalnya data manufaktur AS menunjukkan perlambatan yang signifikan.  Melambatnya manufaktur di negara dengan ekonomi terbesar di dunia jadi alasan aksi jual pelaku pasar regional. Bursa Asia pun kompak melemah, dipimpin pasar saham Jepang dengan koreksi lebih dari tiga persen. [geng]

FBS Markets Inc

(ARP/AT)