Indeks Harga Saham Gabungan 16 Maret 2017 Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan 16 Maret 2017 MenguatSentimen kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) atau juga the Federal Reserve masihlah memberi sentimen positif KE Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sampai penutupan session pertama perdagangan saham Kamis minggu ini.

OctaFX

Pada penutupan perdagangan saham session pertama, Kamis (16/3/2017), IHSG naik 53, 67 poin atau juga 0, 99 % ke level 5. 486, 05. Indeks saham LQ45 menguat 1, 38 % ke level 910. Beberapa besar indeks saham referensi menguat terkecuali indeks saham DBX tergelincir 0, 18 % ke level 877, 45.

Ada sejumlah 199 saham menghijau hingga mendorong IHSG melesat. Sedang 94 saham melemah dan juga 99 saham diam ditempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai di session pertama. Keseluruhan frekwensi perdagangan saham sekitaran 208. 302 kali dengan volume perdagangan 27 miliar saham.

Nilai transaksi harian saham sekitaran Rp 3, 7 triliun. Investor asing lakukan tindakan beli sekitaran Rp 117 miliar di semua pasar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran Rp 13. 328.

Dengan cara sektoral, 10 sektor saham kompak menguat. Sektor saham aneka industri naik 2, 34 %, dan juga catatkan penguatan paling besar. Disusul sektor saham infrastruktur mendaki 1, 4 % dan juga sektor saham tambang menguat 1, 22 %.

Saham-saham yang menguat diantaranya saham FPNI naik 24, 62 % ke level Rp 486 per saham, saham SMMT melonjak 20, 63 % ke level Rp 152 per saham, dan juga saham PORT mendaki 19, 63 % ke level Rp 640 per saham.

Sedang saham-saham yang tertekan diantaranya saham RIMO turun 25 % ke level Rp 195 per saham, saham CANI turun 25 % ke level Rp 420 per saham, dan juga saham ASJT tergelincir 8, 26 % ke level Rp 500 per saham.

Di bursa Asia kompak menghijau. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 1, 36 % ke level 24. 120, indeks saham Korea Selatan Kospi mendaki 0, 57 % ke level 2. 145, indeks saham Jepang Nikkei menguat 0, 13 % ke level 19. 602.

Diluar itu, indeks saham Shanghai mendaki 0, 73 % ke level 3. 265, indeks saham Singapura menguat 0, 67 % ke level 3. 158, dan juga indeks saham Taiwan naik 0, 87 % ke level 9. 827.

Kepala Penelitian PT Bahana Securities Harry Su menjelaskan, nilai tukar rupiah, obligasi dan juga IHSG bakal positif selesai the Fed menambah suku bunga 25 basis poin jadi 0, 75 persen-1 %. Hal semacam ini sesuai sama harapan pelaku pasar.

FBS Markets Inc

Di segi lain, petinggi the Federal Reserve juga memberi pernyataan yang condong kurang agresif. Dengan kenaikan itu, dolar AS turun tajam dan juga imbal hasil obligasi turun 10 bps.