Indeks Harga Saham Gabungan 20 Maret 2017 Cenderung Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan 20 Maret 2017 Cenderung MelemahLaju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beragam dengan kecenderungan melemah di awal minggu ini.

OctaFX

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (20/3/2017), IHSG melemah tidak tebal 6, 44 poin atau juga 0, 12 % ke level 5. 533, 99. Indeks saham LQ45 turun 0, 17 % ke level 921, 32. Beberapa besar indeks saham referensi beragam,

Ada sejumlah 163 saham melemah hingga menghimpit IHSG. Sedang 149 saham menguat dan juga 118 saham diam ditempat.

IHSG pernah ada di level paling tinggi 5. 566, 93 dan juga paling rendah 5. 510, 27 pada awal minggu ini. Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Keseluruhan frekwensi perdagangan 300. 617 kali dengan volume perdagangan 11, 3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6, 4 triliun.

Investor asing lakukan tindakan beli sekitaran Rp 797, 52 miliar di semua pasar. Terdaftar posisi dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran Rp 13. 309. Dengan cara sektoral, beberapa besar sektor saham melemah terkecuali sektor saham perkebunan naik 0, 08 %, sektor saham industri basic mendaki 0, 30 %, sektor saham aneka industri melonjak 0, 59 %, dan juga sektor saham keuangan mendaki 0, 27 %.

Disamping itu, sektor saham konstruksi tergelincir 0, 67 %, dan juga sektor saham perdagangan turun 0, 67 %, dan sektor saham infrastruktur turun 0, 30 %.

Saham-saham yang menguat diantaranya saham MDRN naik 34, 55 % ke level Rp 74 per saham, saham MAMI melonjak 34, 41 % ke level Rp 125 per saham, dan juga saham TIRT melonjak 34, 18 % ke level Rp 212 per saham.

Disamping itu, saham-saham yang melemah diantaranya saham ALKA turun 25, 79 % ke level Rp 141 per saham, saham RIMO turun 19, 69 % ke level Rp 102 per saham, dan juga saham TPMA susut 18, 37 % ke level Rp 240 per saham.

Sedang bursa Asia beragam. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0, 79 % ke level 24. 501, indeks saham Shanghai menguat 0, 41 % ke level 3. 250, dan juga indeks saham Taiwan mendaki 0, 04 % ke level 9. 912.

Sedang indeks saham Korea Selatan Kospi melemah 0, 35 % ke level 2. 157 dan juga indeks saham Singapura tergelincir 0, 38 % ke level 3. 157.

Analis PT NH Korindo Sekuritas Bima Setiaji menjelaskan IHSG berbalik melemah karena tindakan ambillah untung terlebih di saham-saham unggulan.

Kenaikan the Federal Rate sebesar 0, 25 % jadi 1 % telah tutup ketidakjelasan tindakan the Federal Reserve hingga ke depan perhatian investor lebih tertuju pada politik di Uni Eropa dan kebijakan ekonomi Trump.

FBS Markets Inc

Diluar itu, beberapa sentimen politik yakni Prancis dan juga Jerman terindikasi gan britain exit (Brexit) bisa menyebabkan negara besar Uni Eropa keluar dari Uni Eropa.