Indeks Harga Saham Gabungan 7 April 2017 Susut 26 Poin

Indeks Harga Saham Gabungan 7 April 2017 Susut 26 PoinLaju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah selama perdagangan saham Jumat minggu ini. Sentimen eksternal yakni serangan bom Amerika Serikat (AS) ke Suriah sudah tingkatkan resiko global hingga berimbas ke pasar saham.

Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (7/4/2017), IHSG turun 26, 75 poin atau juga 0, 47 % ke level 5. 653, 48. Indeks saham LQ45 tergelincir 0, 82 % ke level 937, 23. Semua indeks saham referensi kompak melemah.

Ada sejumlah 203 saham turun hingga menghimpit IHSG. Sedang 116 saham menguat hingga menahan pelemahan IHSG. 111 saham diam ditempat.

Pada Jumat minggu ini, IHSG pernah sentuh level paling tinggi 5. 677, 71 dan juga paling rendah 5. 643, 35. Keseluruhan frekwensi perdagangan sekitaran 260. 633 kali dengan volume perdagangan 9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sekitaran Rp 7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat ada di kisaran Rp 13. 315. Investor asing lakukan tindakan beli Rp 589, 34 miliar di pasar reguler.

Dengan cara sektoral, beberapa besar sektor saham melemah terkecuali sektor saham perkebunan naik 0, 55 %, sektor saham tambang mendaki 1, 3 % dan juga sektor perdagangan menguat 0, 81 %.

Sektor saham aneka industri turun 1, 69 %, dan juga catatkan penurunan paling besar di pasar saham. Diluar itu, sektor saham infrastruktur melemah 0, 98 % dan juga sektor saham keuangan tergelincir 0, 75 %.

Saham-saham yang menguat diantaranya saham INRU naik 24, 62 % ke level Rp 486 per saham, saham RIMO mendaki 20, 19 % ke level Rp 125 per saham, dan juga saham DSNG melonjak 20 % ke level Rp 600 per saham.

Sedang saham-saham yang tergelincir diantaranya saham FPNI turun 24, 23 % ke level Rp 344 per saham, saham BBLD turun 22, 22 % ke level Rp 665 per saham, dan juga saham ICON turun 21, 22 % ke level Rp 236 per saham.

Beberapa besar bursa Asia melemah. Indeks saham Hong Kong Hang Seng melemah 0, 03 % ke level 24. 267, indeks saham Korea Selatan Kospi turun 0, 05 % ke level 2. 151, 73, dan juga indeks saham Taiwan susut 0, 25 % ke level 9. 873, 37.

Diluar itu, indeks saham Jepang Nikkei menguat 0, 36 % ke level 18. 664, indeks saham Shanghai menanjak 0, 17 % ke level 3. 286, dan juga indeks saham Singapura mendaki 0, 05 % ke level 3. 117.

Analis PT Semesta Indovest Aditya Perdana menjelaskan desakan pada IHSG didorong sentimen eksternal. Ada serangan rudal Amerika Serikat ke Suriah bikin resiko pada global bertambah. Sentimen itu digunakan oleh investor domestik untuk mewujudkan keuntungan. Terlebih laju IHSG sudah naik dalam tiga hari.

Investor domestik lakukan tindakan jual ini masihlah lumrah lantaran IHSG sudah naik dalam tiga hari sedang investor asing masihlah lakukan tindakan beli.

Diluar itu, menurut Aditya indeks keyakinan customer pada Maret juga naik. Ini jadi sentimen positif. Walau sekian, pelaku pasar menanti laporan perkembangan ekonomi pada kuaral pertama 2017.