Indeks Harga Saham Gabungan 8 Maret Turun Tipis

Indeks Harga Saham Gabungan 8 Maret Turun TipisLaju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beragam dengan kecenderungan melemah terbatas. Investor mewujudkan keuntungan jadi sentimen pengaruhi IHSG.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (8/3/2017), IHSG turun terbatas 8, 85 poin atau juga 0, 16 % ke level 5. 393, 76. Indeks saham LQ45 melemah 0, 30 % ke level 893, 97. Beberapa besar indeks saham referensi beragam.

Ada sejumlah 163 saham melemah hingga dorong IHSG ke zona merah. Sedang 138 saham menguat hingga menahan pelemahan IHSG. 120 saham yang lain diam ditempat.

Pada Rabu minggu ini, IHSG ada di level paling tinggi 5. 415, 23 dan juga paling rendah 5. 390. Transaksi perdagangan saham juga cukup ramai.

Keseluruhan frekwensi perdagangan saham sekitaran 309. 581 kali dengan volume perdagangan 11, 1 miliar saham.

Nilai transaksi harian Rp 5, 7 triliun. Investor asing lakukan tindakan beli Rp 226 miliar di semua pasar. Posisi dolar Amerika Serikat di kisaran Rp 13. 349.

Dengan cara sektoral, beberapa besar sektor saham keduanya sama menguat dan juga melemah. Sektor saham infrastruktur turun 1, 26 %, dan juga catatkan penurunan paling besar.

Disusul sektor saham aneka industri tergelincir 1, 1 % dan juga sektor saham tambang turun 0, 97 %. Sektor saham barang mengkonsumsi naik 0, 47 %.

Saham-saham yang menguat diantaranya saham FPNI naik 34, 64 % ke level Rp 206 per saham, saham NAGA melonjak 25, 95 % ke level Rp 199 per saham, dan juga saham RIMO naik 25 % ke level Rp 320 per saham.

Sedang saham-saham yang tertekan diantaranya saham GDYR turun 25 % ke level Rp 1. 650 per saham, saham MKNT susut 23, 39 % ke level Rp 452 per saham, dan juga saham PLIN turun 18, 07 % ke level Rp 3. 990 per saham.

Di bursa Asia beberapa beragam. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0, 43 % ke level 23. 782, indeks saham Korea Selatan Kospi mendaki 0, 06 % ke level 2. 095, 41, indeks saham Singapura menguat 0, 50 % ke level 3. 146, dan juga indeks saham Taiwan naik 0, 16 % ke level 9. 753.

Sedang indeks saham Jepang Nikkei melemah 0, 47 % ke level 19. 254 dan juga indeks saham Shanghai melemah 0, 05 % ke level 3. 240.

Analis PT NH Korindo Securities Bima Setiaji menjelaskan, koreksi IHSG berlangsung didorong sentimen global. Karena Amerika Serikat (AS) bakal melaunching data ekonomi yakni data tenaga kerja non sektor pertanian.

Diprediksikan ada menambahkan 184 ribu tenaga kerja. Ada sentimen data tenaga kerja AS ini ditunggu oleh pelaku pasar hingga juga berlangsung tindakan ambillah untung.

Data tenaga kerja ini utama sebagai panduan untuk bank sentral Amerika Serikat menambah suku bunga pada Maret. Data tenaga kerja jadi pertimbangan bank sentral AS.

Dari sentimen internal, menurut Bima, cadangan devisa Februari meraih US$ 119, 9 miliar, lebih tinggi dari Januari jadi katalis positif untuk IHSG.