Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Melemah Jumat Pagi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Melemah Jumat Pagi

32
0
SHARE

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Melemah Jumat PagiAnalisaToday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah di sesi perdagangan Jumat pagi bersama dengan kurangannya sentimen positif eksternal dan domestik. IHSG melemah 34,67 poin atau 0,68 persen, ke 5,095.82 sedangkan indeks 45 saham paling likuid (LQ45) turun 7,87 poin oleh (0,89 persen) ke 879,32.

“Pelaku pasar saham melanjutkan aksinya menjual sehingga posisi IHSG masih di area negatif. Sentimen negatif internal yang masih melemparkan bayangan, mulai dari data inflasi Indonesia, yang di atas estimasi, perlambatan ekonomi domestik pada kuartal kedua tahun ini,” ucap Kepala riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan lebih lanjut bahwa tindakan menjual sering juga terjadi di pasar saham Eropa menyusul kekhawatiran bahwa kesepakatan penyelesaian utang Yunani dengan kreditor belum tercapai.

Namun, Reza mengatakan, saham-saham domestik yang telah diperbaiki telah membuka peluang bagi investor dengan orientasi jangka panjang, yang memungkinkan mereka untuk mulai melaksanakan akumulasi beli selektif.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan bahwa secara teknis, tekanan IHSG sangat terbatas. Pada dasarnya, melemahnya IHSG dalam sebulan terakhir itu normal karena investor jangka menengah sedang melakukan penyesuaian portofolio.

“Memperkuat Potensi indeks masih cukup kuat. Dalam jangka panjang, IHSG akan masih berada di jalur tren penguatan, dan untuk investor jangka panjang, ini adalah kesempatan untuk melakukan tindakan membeli,” katanya.

Pada sesi perdagangan Kamis, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 227.603 transaksi dengan volume 3.340.000 saham senilai Rp 3,68 triliun (US $ 276.000.000). Sebanyak 106 saham menguat dan 180 saham melemah sementara 104 saham stagnan.

Di pasar regional, Indeks Hang Seng melemah 105,58 poin oleh (0,38 persen) ke 27,551.89; Indeks Nikkei naik 14,68 poin oleh (0,07 persen) ke 20,488.19; dan indeks Straits Times melemah 1,47 poin oleh (0,04 persen) ke 3,348.37.

Sementara itu, nilai tukar rupiah diperdagangkan di antara bank-bank di Jakarta pada Kamis sore melemah sebesar 83 poin menjadi Rp 13.288 per dolar AS dari Rp 13.205.

Analis mengatakan sentimen negatif di sektor keuangan, yang berkaitan dengan masalah utang Yunani dan tren inflasi dalam negeri telah mendominasi perdagangan Kamis.

(Reshie Fastriadi)