Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Menguat Pada Kamis Pagi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Menguat Pada Kamis Pagi

12
0
SHARE

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Menguat Pada Kamis PagiAnalisaToday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Oktober dengan kenaikan 0,18 persen, ke 4,231.41. Pasar lain di kawasan Asia-Pasifik naik juga, dengan Indeks MSCI Asia Pacific 0,5 persen lebih tinggi pada 10:42 waktu Tokyo. Baru dirilis Pembelian Manager Index China melaju pasar Asia. Indeks naik ke 49,8 pada bulan September, menurut Biro Statistik Nasional, sedikit di atas estimasi analis di 49,7.

“Sentimen risiko global berayun antara optimisme dan pesimisme secara hampir setiap hari karena pelaku pasar gugup merenungkan apakah volatilitas dari akhir Agustus hanya memori buruk atau akan terbukti menjadi pertanda masalah yang lebih besar ke jalur,” ANZ Bank New Selandia Ltd ekonom senior Sharon Zollner mengatakan dalam sebuah catatan klien seperti dikutip kontan.co.id.

Pasar ekuitas, lanjutnya, kemungkinan akan terus bergerak zigzag sampai ada sinyal jelas. Di seluruh wilayah, Indeks Topix Jepang naik 0,5 persen, indeks Australia S & P / ASX 200 naik 0,6 persen dan Korea Selatan Kospi tumbuh 0,3 persen.

Di Bursa Efek Indonesia (BEI), delapan dari 10 indeks sektoral menguat. Pertambangan Indeks Industri, Keuangan Indeks Industri dan Indeks Industri Aneka memimpin keuntungan dengan kenaikan 0,99 persen, 0,71 persen dan 0,74 persen. Di antara saham-saham memperoleh terbesar adalah PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP), yang melonjak 11,11 persen; PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI), yang naik 10,29 persen; dan PT Panin Insurance Tbk (PNIN), yang ditambahkan 9,48 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada hari Kamis bahwa Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,05 persen selama September 2015. BPS mencatat inflasi pada bulan Agustus tahun ini tercatat sebesar 0,39 persen sementara pada bulan September 2014, Indonesia mencatat inflasi 0,27 persen. Pada bulan September 2013, negara mengalami deflasi 0,35 persen.

Kepala BPS Suryamin mengatakan bahwa tahun-ke-tahun, inflasi September adalah 6,83 persen dan inflasi inti 0,44 persen.

“Inflasi tahunan inti tercatat sebesar 5,07 persen,” katanya seperti dikutip kontan.co.id di Jakarta.

(Reshie Fastriadi)