Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Meninggi Jumat Pagi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Meninggi Jumat Pagi

15
0
SHARE

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Meninggi Jumat PagiAnalisaToday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka 28,92 poin, atau 0,62 persen, lebih tinggi pada pembukaan Jumat, mengikuti pasar regional dan meningkatnya pasar global di tengah sinyal kuat dari keterlambatan pada setiap kenaikan tarif Fed di AS.

MSCI Index Asia Pacific naik 0,4 persen mencapai 134,53 pada 09:01 (waktu Tokyo) menuju kenaikan 0,9 persen untuk minggu ini. Kospi Korea Selatan naik 0,2 persen dan Indeks Australia S & P / ASX 200 naik 1,1 persen. Seorang analis di Sucorinvest Central, Gani Achmad Yaki Yamani, memprediksi Indeks acuan saham akan berfluktuasi tetapi cenderung naik, dan berkisar sekitar 4.477 ke 4.567.

“Tapi investor mengambil keuntungan mereka akan membayangi IHSG,” katanya seperti dikutip kontan.co.id, Jumat di Jakarta.

Ada 103 saham yang naik pada pembukaan, 35 saham yang turun dan 53 saham tidak berubah. Investor diperdagangkan 572.000.000 saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 360 miliar (AS $ 26,6 juta). Semua 10 indeks sektoral menguat, dipimpin oleh indeks aneka industri yang naik 1,92 persen. Sementara itu, rupiah diperdagangkan 0,9 persen lebih lemah di Rp 13.541 per dolar AS pada pukul 09:14

Seorang analis di Reliance Securities, Lanjar Nafi Taulat, memprediksi IHSG akan bergerak di antara 4425 dan 4580 pada hari perdagangan terakhir dalam seminggu. Sesuai dengan ekspektasi pasar, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utamanya pada 7,5 persen untuk bulan kedelapan berturut-turut di Dewan bulan Oktober dari pertemuan Gubernur.

Tingkat deposit facility overnight tidak berubah di 5,5 persen, serta tingkat fasilitas pinjaman sebesar 8 persen, menurut juru bicara bank sentral.

“Bank Indonesia percaya bahwa 2015 inflasi akan berada di bawah target media 4 persen, sedangkan defisit transaksi berjalan akan lebih rendah dari ekspektasi awal pada 2 persen pada akhir tahun,” kata wakil direktur komunikasi di Andi Bank Indonesia Wiyana Saptonarwanto Kamis. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi September didinginkan ke 6,83 persen (yoy), lebih lambat dari laju inflasi Agustus 7,18 persen.

(Reshie Fastriadi)