Meski Sentimen Negatif Cukup Masif, IHSG Ditutup Menguat

by

Meski Sentimen Negatif Cukup Masif, IHSG Ditutup MenguatFinanceroll – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 5 poin di tengah maraknya sentimen negatif yang beredar dari pasar global dan regional. Saham-saham tambang berhasil menahan indeks di zona hijau.

Mengakhiri perdagangan sesi pertama, IHSG menanjak 14,825 poin (0,34%) ke level 4.407,204 menyusul aksi beli di saham-saham tambang. Atas penguatan ini, indeks berhasil meninggalkan bursa-bursa Asia lainnya yang masih terjebak di zona merah. Memasuki perdagangan sesi sore, aksi ambil untung mulai marak dan membuat indeks terpaksa jatuh ke teritori negatif. Indeks sempat jatuh ke posisi terendahnya di 4.381,649.

Selain itu, saham-saham berbasis finansial, terutama bank, masih menjadi incaran investor. Aksi beli yang masih didominasi investor asing ini berhasil mendorong indeks hingga ke posisi tertingginya hari ini di 4.413,935. Aksi ambil untung banyak dilakukan investor lokal. Sedangkan transaksi investor asing hingga sore ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 304,77 miliar di seluruh pasar.

Pada akhir perdagangan, Selasa (8/1), IHSG naik tipis 5,166 poin (0,12%) ke level 4.397,545. Sementara Indeks unggulan LQ45 menguat tipis 1,557 poin (0,21%) ke level 752,221. Saham-saham tambang kelas berat mulai melaju, didorong aksi beli selektif. Di sisi lain, saham-saham agrukultur malah melemah akibat penjualan saham menyusul anjloknya harga sawit.

Di sisi lain, sejumlah bursa di Asia menutup perdagangan hari ini dengan kompak melemah di zona merah. Pergerakan pasar saham regional dibayangi sentimen negatif dari pasar global sehingga terjadi banyak aksi ambil untung.

Semantara situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini antara lain: Indeks Komposit Shanghai melemah 9,29 poin (0,41%) ke level 2.276,07, Indeks Hang Seng anjlok 218,56 poin (0,94%) ke level 23.111,19, Indeks Nikkei 225 turun 90,95 poin (0,86%) ke level 10.508,06, dan Indeks Straits Times berkurang 17,42 poin (0,54%) ke level 3.200,84.

Adapun sejumlah saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya saham Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 850 ke Rp 42.450, Indosat (ISAT) naik Rp 350 ke Rp 7.000, Lion Metal (LION) naik Rp 900 ke Rp 10.500,dan Centris Multi (CMPP) naik Rp 300 ke Rp 2.100.

Sedangkan saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain saham Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 ke Rp 54.200, Atlas Resources (ARII) turun Rp 290 ke Rp 1.220, United Tractor (UNTR) turun Rp 700 ke Rp 20.950, dan Hexindo (HEXA) turun Rp 200 ke Rp 8.250. [geng]