Di Asia Harga Minyak Mentah Jatuh Pada Selasa Pagi

Di Asia Harga Minyak Mentah Jatuh Pada Selasa Pagi

23
0
SHARE

Di Asia Harga Minyak Mentah Jatuh Pada Selasa PagiAnalisaToday – Harga minyak mentah berbalik arah dan jatuh di Asia pada hari Selasa menjelang perkiraan industri dari stok AS dan terus kembali-dan-balik atas prospek output pembekuan oleh produsen utama. Depan, American Petroleum Institute akan detail perkiraan minyak mentah dan stok produk olahan seperti pekan lalu.

Pada hari Rabu, angka yang lebih erat-menyaksikan dari AS Departemen Energi yang jatuh tempo. Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah WTI untuk pengiriman April turun 0,73% ke $ 36,91 per barel. Minyak mentah Brent turun 0,86% ke $ 39,19 per barel.

Semalam, harga minyak mentah turun dari posisi tertinggi tiga bulan pada Senin, setelah Rusia memberikan dukungan terhadap penolakan Iran untuk menyelaraskan dengan produsen utama lainnya dalam upaya bersama untuk topi output, menempatkan pembekuan potensi produksi OPEC-Non OPEC dalam bahaya.

Di Intercontinental Exchange (ICE), minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei goyah antara $ 38,82 dan $ 40,51 per barel, sebelum ditutup pada $ 39,60, turun 0,79 atau 1,96% pada sesi. Minyak mentah berjangka Laut Utara juga telah rally tajam selama satu bulan terakhir setelah sempat merosot di bawah $ 30 per barel pada pertengahan Februari.

Setelah pertemuan dengan menteri minyak Iran Bijan Zanganeh dan Menteri Energi Hamid Chitchian Senin, Rusia rekan Alexander Novak menegaskan niat Teluk Persia bangsa untuk melanjutkan ramping keluaran sebelum menyetujui pembekuan produksi yang dapat didukung oleh hingga 10 kekuatan utama minyak.

Komentar menempatkan sebuah halangan ke dalam perkembangan yang terkait dengan potensi pertama kesepakatan OPEC-Non OPEC dalam 15 tahun. Itu datang satu hari setelah Zanganeh tegas mengatakan kepada wartawan bahwa Iran tidak berniat untuk menyetujui kesepakatan apapun sampai produksi mencapai tingkat pra-sanksi sekitar 4 juta barel per hari.

Secara terpisah, Bloomberg melaporkan bahwa pertemuan yang sangat-diantisipasi antara Rusia, Arab Saudi dan produsen minyak utama lainnya yang bertujuan untuk menstabilkan harga minyak sekarang bisa ditunda sampai bulan depan. Sebelumnya, pertemuan itu dijadwalkan akan diselenggarakan pada 20 Maret di Rusia. Pertemuan sekarang mungkin berlangsung di Doha atau kota di Rusia, menurut Bloomberg.

(Kikie Aditya)