Harga Minyak 15 Februari 2017 Kembali Menjadi Sorotan

by

Harga Minyak 15 Februari 2017 Kembali Menjadi SorotanHarga minyak kembali melandai pada perdagangan hari Rabu pagi ini (15/2), namun masihlah terjerat dalam keadaan ranging di kisaran lima dolar yang sudah ditempatinya mulai sejak Desember.

OctaFX

Pasalnya, penambahan supply karena sembuhnya produksi shale di Amerika Serikat selalu membayangi pemangkasan output oleh OPEC dan juga negara produsen minyak yang lain.

Di waktu yang sama, korelasi pada harga minyak dan juga indeks Dolar mendadak jadi searah.

Harga minyak Brent pernah naik ke $56. 46 tadi malam, namun saat ini telah alami penurunan lagi ke $55. 60 per barel.

Demikian juga West Texas Intermediate (WTI) melorot dari $53. 38 ke $52. 80 per barel.

Negara-negara anggota Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan juga sebagian produsen minyak lain termasuk juga Rusia sudah setuju memotong output sejumlah hampir 1. 8 juta barel /hari (bph) sepanjang paruh pertama 2017.

Dalam rencana mengatur limpahan surplus minyak global, proses perjanjian itu per Januari telah meraih 80-90 %.

Walau demikian, pasar berjangka kelihatannya telah mempertimbangkan pemangkasan itu, hingga cuma tersisa sedikit ruangan untuk harga minyak untuk naik melampaui kisaran range-nya sekarang ini.

” Bakal dibutuhkan masalah supply atau juga pemangkasan serius untuk menggerakkannya (harga minyak), ” kata Tariq Zahir, anggota manajemen Tyche Capital New York pada Reuters “.

Di bln. pertama, sudah pasti, OPEC bakal lakukan sebagus yang mereka dapat, namun kemudian, mari kita saksikan apa yang bakal berlangsung di bln. ke-2 dan juga ketiga. ”

Disisi lain, jumlah produksi minyak di daerah United States selalu bertambah dan juga membuyarkan usaha negara-negara produsen yang lain.

Data pemerintah yang dipublikasikan hari Senin tunjukkan kalau produksi minyak shale AS untuk periode Maret 2017, diekspektasikan melesat ke 4. 87 juta bph, paling tinggi mulai sejak Mei th. lantas.

FBS Markets Inc

Tadi malam, inventori minyak mentah AS pekanan versus American Petroleum Institute (API) juga dilaporkan kembali melonjak sejumlah 9. 94 juta barel.