Harga Minyak Mentah Berajangka Tergelincir Pada Rabu Pagi

Harga Minyak Mentah Berajangka Tergelincir Pada Rabu Pagi

46
0
SHARE

Harga Minyak Mentah Berajangka Tergelincir Pada Rabu PagiAnalisaToday – Minyak mentah berjangka tergelincir menuju $ 37 per barel pada Rabu, karena pasar masih di bawah tekanan karena melambatnya permintaan dan pasokan yang tinggi, sementara perkiraan bahwa cuaca dingin di Eropa dan Amerika Serikat akan berumur pendek juga menekan harga.

Harga minyak mentah telah jatuh oleh dua pertiga sejak pertengahan 2014 sebagai melonjak output dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak, Rusia dan Amerika Serikat menyebabkan surplus global antara setengah juta dan 2 juta barel per hari. Baru-baru ini, sebuah prospek permintaan melambat, terutama di Asia tetapi juga Eropa, telah mulai menyeret harga.

Bulan depan minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (CLc1) yang diperdagangkan pada $ 37,22 per barel pada 0621 GMT, turun 65 sen atau 1,72 persen dari pemukiman mereka di sesi sebelumnya. Brent (LCOc1) turun 33 sen ke $ 37,46 per barel.

Awal sesi, benchmark mencapai posisi terendah dari $ 37,11 dan $ 37,22, masing-masing. Para pedagang mengatakan penurunan tersebut sebagian besar disebabkan oleh penutupan 2.015 buku perdagangan dan lemah 2016 outlook. Harga minyak mentah bisa datang di bawah tekanan dari perkiraan bahwa cuaca dingin di Eropa mendatang akan berumur pendek.

Minyak mentah AS dan Brent berdua rally sekitar 3 persen pada sesi sebelumnya di tengah harapan bahwa penurunan suhu akan pelampung permintaan minyak untuk keperluan pemanasan. Namun data cuaca di Thomson Reuters Eikon menunjukkan bahwa rata-rata suhu benua Eropa diperkirakan turun dari sekitar 5 derajat Celcius saat menuju dan sedikit di bawah norma musiman 2,4 derajat oleh 3 Januari sebelum naik sampai setinggi 6-8 derajat oleh Januari 7.

Untuk sebagian besar dari Amerika Serikat, periode dingin yang singkat juga tidak diperkirakan berlangsung selama lebih dari seminggu. Harga minyak bisa, bagaimanapun, menarik beberapa dukungan jika data yang menunjukkan penarikan di stok minyak mingguan.

(Rahmat Hidayat)