Komiditas – Stok Dan Harga Ikan di Indonesia Masih Stabil.

Komiditas – Stok Dan Harga Ikan di Indonesia Masih Stabil.

AnalisaToday – Ikan adalah salah satu makanan pokok yang banyak diminati masyarakat dunia, permintaan untuk olahan ikan dalam negeri telah meningkat secara drastis menjadi sekitar 60 persen selama bulan puasa.

“Selama bulan puasa dan dalam menghadapi perayaan Lebaran tahun ini, permintaan akan produk olahan ikan naik sekitar 50 sampai 60 persen,” kata Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Saut Hutagalung, Selasa (29/7).

Indonesia, yang memiliki konsumsi ikan per kapita 30,4 kilogram per tahun pada tahun 2010 dan telah mulai melihat sektor maritim sebagai sumber utama keuntungan ekonomi. Indonesia telah menetapkan target produksi ikan sekitar 21 juta ton tahun ini.

Juru bicara KKP Yulistyo Mudho mencatat bahwa konsumsi ikan negara pada 2010, tercatat sebesar  0,47 kilogram per tahun, meningkat dari 29,08 kilogram pada tahun 2009.

Peningkatan konsumsi ikan membantu untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat dan memanfaatkan produksi ikan nasional, yang diatur untuk mencapai 22.390.000 ton pada 2014.

Meskipun konsumi per kapitanya masih relatif rendah, selama bulan puasa, Indonesia mengalami peningkatan permintaan untuk olahan ikan.

Menurut direktur umum, produk ikan olahan yang kian hari kian diminati oleh konsumen, biasanya digunakan sebagai bahan membuat otak-otak atau bakso ikan.

Berdasarkan pengamatan di pasar ritel modern, produk olahan ikan menjadi primadona komoditi yang dibeli oleh konsumen dalam menghadapi liburan Lebaran.

Untungnya, tidak ada gejolak harga selama bulan puasa sampai dengan Idul Fitri atau Lebaran.

“Selama bulan puasa dan menjelang hingga hari raya Idul Fitri, stok ikan tetap memadai dengan harga yang relatif terkendali,” tegas Hutagalung, Selasa.

Stok ikan tetap memadai di beberapa kota besar seperti ibu kota Jakarta, Makassar, Surabaya, Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Padang.

Mengenai penurunan stok ikan air asin, sejalan dengan kurangnya nelayan dan pedagang di pasar ritel seperti di Muara Baru di Jakarta dan Pasar Caringin di Bandung. Sebagian besar stok ikan atau sekitar 65 persen di Pasar Caringin adalah ikan laut sedangkan 35 persen sisanya adalah ikan air tawar.

Pasokan ikan ke Pasar Ciroyom menyumbang sekitar 70 hingga 80 ton per hari, yang sebagian besar adalah udang dan ikan bandeng.

(Kikie Aditya)