Minyak merana di awal pekan

by

Minyak Mentah Mendekati Level Tertinggi Dalam Lima BulanAnalisaToday – Pada perdagangan komoditi hari Senin(17/11) minyak berjangka AS telah diperdagangkan melemah ketika kekhawatiran melambatnya permintaan dari AS terus membebani minyak.

Seperti yang diberitakan oleh Financeroll, selama berlangsungnya perdagangan di sesi AS, minyak berjangka pengiriman Januari telah diperdagangkan turun 0.1% di level $94.39 per barel.

Minyak berjangka diperdagangkan dengan kisaran $93.94 s/d $94.49 per barel. Kontrak January berakhir naik 0.08% di level 94.49. per barel. Minyak berjangka cenderung menembus level support di level $92.51 per barel dan level resistant di level $95.22.

Harga minyak mentah AS lanjut menurun pekan ini ditengah kekhawatiran shutdown pemerintahan AS  yang telah menciptakan hambatan pada pertumbuhan ekonomi dan mengikis permintaan minyak terbesar dunia.

Jumlah persediaan minyak mentah pekan lalu telah mencapai 388.1 juta barel .

Pada perdagangan komoditi lainnya di ICE Futures Exchange, minyak Brent pengiriman Desember telah turun 0.25% di level $108.22 per barel, dengan meluasnya kontrak minyak dan Brent sebesar $13.83 per barel.

(ARP/AT)