Emas Antam Kini di Level Rp 539.000

by

Emas Antam Kini di Level Rp 539.000AnalisaToday – Pada akhir pekan ini, Jumat (20/19) harga emas batangan di Unit Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali anjlok hingga Rp 11.000/gram.   Harga emas batangan Antam pada Jumat (13/9) kemarin berada di Rp 539.000/gram. Pada Senin kemarin (16/9) tercatat turun ke Rp 532.000/gram dan Selasa (17/9) emas batangan Antam turun ke Rp 527.000/gram.

Seperti yang diberitakan oleh Financeroll.co.id, pada Rabu (18/9) harga emas batangan Antam merosot ke Rp 525.000/gram dan di Kamis (19/9) emas Antam naik jadi Rp 549.000/gram.  Menyambut akhir pekan, harga emas Antam merosot hingga ke level Rp 538.000/gram.

Sedangkan  harga jual emas batangan konsumen ke Logam Mulia atau harga buyback hari ini tetap di Rp 479.000/gram. Berikut harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia Antam hari ini:  Pecahan 1 gram Rp 538.000, pecahan 5 gram Rp 2.545.000, pecahan 10 gram Rp 5.040.000, dan  pecahan 25 gram Rp 12.525.000.

Di sisi lain, harga emas di pasar spot kembali menguat pada perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) ditopang respons pasar terhadap aksi no tapering Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) yang cukup mengejutkan.  Seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (20/9), harga emas berjangka untuk perdagangan Desember di Comex New York naik 4,6% menjadi USD 1.367,7 per ounce. Angka ini kenaikan terbesar logam itu sejak 2009.

Selain itu,  harga emas di pasar spot naik 0,3% menjadi USD  1.368,01, setelah naik 4,1% pada hari Rabu, lompatan terbesar satu hari sejak 1 Juni 2012.  Setelah menderita penurunan gila-gilaan pada tahun ini harga emas tiba-tiba melonjak, menyusul pernyataan dari Federal Open Market Committee yang mempertahankan program pembelian obligasi senilai USD  85 miliar per bulan.  Belajar dari pengalaman 2008 dan 2011, investor membanjiri pasar emas setelah The Fed menyuntikkan triliunan dolar ke perekonomian AS.

Para investor emas berspekulasi stimulus The Fed tersebut bisa memicu inflasi yang menguatkan harga emas.  Emas mencetak rekor USD  1.921 per ounce pada 6 September 2011, dan melonjak lebih dari 70% antara Desember 2008 dan Juni 2011. Tapi harga emas telah tergelincir tahun ini karena investor memperkirakan Fed bakal menarik kembali stimulus

Pasar saham Wall Street terkena koreksi moderat setelah kemarin melesat dan menembus rekor tertinggi sepanjang masa. Indeks S&P sempat menembus rekor intraday tertinggi.  Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones terpangkas 40,39 poin (0,26%) ke level 15.636,55, Indeks S&P 500 kehilangan 3,18 poin (0,18%) ke level 1.722,34 dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 5,743 poin (0,15%) ke level 3.789,384.

Indeks S&P sempat menembus level 1.729,86 yaitu rekor intraday tertingginya sepanjang masa. Sedangkan Dow Jones sudah cetak rekor kemarin dan Nasdaq mendekati posisi tertingginya dalam 13 tahun terakhir.

(ARP/AT)