Pembelian Safe Haven Mendorong Emas di Sesi Asia

by

Pembelian Safe Haven Mendorong Emas di Sesi AsiaAnalisaToday – Berita menunjukkan kemarin bahwa penjualan emas di Australia, yang memurnikan hampir semua batangan ditambang Negara itu, turun untuk bulan kedua di bulan Juni karena harga melanjutkan kemerosotan, menghalangi pembeli. Berita ini tidak hanya didukung penurunan besar dalam emas jatuh 23% pada bulan lalu, tetapi juga sangat berat pada ekonomi Australia dengan AUD jatuh untuk diperdagangkan di kisaran 0,91 setelah mendekati 1,06 hanya beberapa minggu lalu.

Dengan indikator ekonomi global mengarah ke pemulihan dan inflasi perdagangan dalam kecenderungan untuk menurun. US Dollar terus menanjak pada data positif sementara pedagang mencoba untuk memutuskan apa yang akan dilakukan Federal Reserve US pada pertemuan yang akan datang. Klaim pengangguran US turun sebesar 5000 menjadi 343.000 dalam pekan yang berakhir 29 Juni dari revisi 348.000 pada periode sebelumnya yang lebih tinggi dari yang dilaporkan.

Survei median menyerukan 345.000 klaim. Laporan terpisah menunjukkan perusahaan meningkatkan lapangan kerja sebesar 188.000 pekera pada bulan Juni, sementara industri jasa tiba-tiba bergerak di laju yang paling lambat dalam 3 tahun terakhir. Defisit perdagangan US tiba-tiba melonjak pada bulan Mei karena impor naik ke tingkat tertinggi kedua, menunjuk ke ekonomi yang mengatasi pajak lebih tinggi dan penghematan Pemerintah. Kesenjangan melebar sebesar 12,1% ke 4,5 Miliar US Dollar dari 40,1 Miliar US Dollar pada bulan April.

Emas menguat untuk sesi kedua pagi ini karena kekhawatiran atas Eropa dan Mesir mendorong pembelian Safe Haven, tetapi suasana tetap berhati-hati menjelang data pekerjaan US yang dapat menentukan prospek langkah-langkah stimulus Federal Reserve. Logam mulia ini telah naik hampir 2% sejauh minggu ini setelah membukukan kerugian kuartalan terbesar sepanjang sejarah, dibantu juga dengan short-covering dan bargain hunting.

Dua hari terakhir ini telah didorong oleh gejolak politik di Portugal, dimana pembicaraan mengenai masa depan Pemerintah mengancam untuk menyalakan kembali krisis zona euro dan dengan tersingkirnya Presiden Mesir Mohammed Mursi oleh tentara, ini adalah khas dengan aksi pembelian Safe Haven. Data Nonfarm Payroll US jatuh tempo pada hari Jumat, kemungkinan bisa menentukan kapan Federal Reserve akan mulai meruncingkan stimulus 85 Triliun US Dollar pada pembelian obligasi bulanan.

Harga perak telah naik pagi ini menambahkan hampir 40 sen menuju kembali ke tingkat harga 20 US Dollar di kisaran 19,678, setelah data PMI manufaktur kuat dan didukung janji China untuk menyesuaikan kebijakan perbankan untuk mendorong pertumbuhan. Kebutuhan industri logam harus meningkat membantu melambungkan harga perak.

(ARP/AT)