Nilai Tukar Rupiah 4 April 2017 Melemah Tipis

Nilai Tukar Rupiah 4 April 2017 Melemah TipisNilai tukar rupiah pada dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah tidak tebal pada perdagangan Selasa minggu ini. Pelaku pasar menanti keluarnya kebijakan moneter Australia.

Mengutip Bloomberg, Selasa (4/4/2017), rupiah di buka di angka 13. 328 per dolar AS, melemah tiga basis poin bila dibanding dengan penutupan perdagangan terlebih dulu yang ada di angka 13. 325 per dolar AS.

Mulai sejak pagi sampai siang hari ini, rupiah diperdagangkan di kisaran 13. 322 per dolar AS sampai 13. 332 per dolar AS. Bila dihitung dari pertama th., rupiah menguat 1, 10 %.

Sedang berdasar pada Kurs Rujukan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dibanderol di angka 13. 326 per dolar AS. Patokan hari ini melemah bila dibanding dengan satu hari terlebih dulu yang ada di angka 13. 324 per dolar AS.

Dolar AS bergerak stabil pada perdagangan hari ini. DOlar AS cuma bergerak melemah pada yen Jepang.

Ada data-data ekonomi yang positif di AS nyatanya tak memberi support untuk dolar AS menguat di pasar Asia. ” Dolar AS malah tertahan di Asia, ” terang analis mata uang Brown Brothers Harriman, Tokyo, Jepang, Masashi Murata seperti diambil dari Reuters.

Diluar itu, pelaku tidak banyak lakukan transaksi pada hari ini lantaran menanti kebijakan moneter dari Reserve Bank of Australia (RBA).

Beberapa analis dan juga ekonom memprediksi kalau otoritas moneter di Australia itu tetaplah bakal menahan suku bunga di level rendah yakni 1, 50 %.

Ekonom PT Samuel Sekuritas Rangga Cipta menerangkan, rupiah tampak stabil meskipun beberapa kurs di Asia melemah pada dolar AS. Angka inflasi Maret 2017 yang dibawah ekspektasi memberi sentimen positif penambahan terlebih ke pasar Surat Utang Negara (SUN) dan juga mendorong penguatan rupiah.

Diluar itu, dolar AS juga mulai melemah pada perdagangan semalam dan harga minyak mentah yang mulai naik dapat memberi sentimen positif penambahan ke rupiah.