Nilai Tukar Rupiah Melonjak Pada Kamis Pagi

Nilai Tukar Rupiah Melonjak Pada Kamis Pagi

44
0
SHARE

Rupiah melonjak 420 poin menjadi Rp 13.821 per dolar AS pada perdagangan Kamis, apresiasi 2,95 persen dari sesi penutupan Selasa sebesar Rp 14.241. Indeks Gerakan Harga AnalisaToday – Rupiah melonjak 420 poin menjadi Rp 13.821 per dolar AS pada perdagangan Kamis, apresiasi 2,95 persen dari sesi penutupan Selasa sebesar Rp 14.241. Indeks Gerakan Harga Saham Gabungan (IHSG) positif dan berhasil rebound. Ekonom Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih, mengatakan bahwa faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi apresiasi rupiah lebih dari faktor internal seperti peluncuran paket ekonomi ketiga pemerintah.

“Apresiasi rupiah benar-benar diperhitungkan oleh faktor eksternal. Paket ekonomi ketiga belum jelas, dan investor tidak ingin membeli meskipun ada indikasi bahwa paket akan membantu daya beli,” kata Lana.

Gerakan positif rupiah diikuti oleh IHSG. Setelah penurunan 0,39 persen pada sesi pertama, IHSG rebound 0,93 persen menjadi 4,487.13 dengan nilai transaksi sebesar Rp 6180000000000 (US $ 449.300.000). Menurut Lana, penurunan di pabrik kerja AS memicu spekulasi baru di pasar global bahwa Federal Reserve AS tidak akan agresif menaikkan suku bunga acuan tahun ini.

Jika harus, tingkat Fed diperkirakan akan meningkat di awal Desember 2015 oleh 10 atau 15 basis poin, dalam rangka melestarikan kredibilitas bank sentral AS karena sebelumnya telah berjanji untuk menaikkan suku tahun ini, kata Lana. Dia menyarankan bank sentral di Indonesia harus keluar dari situasi dengan intervensi di pasar dalam upaya untuk membantu rupiah stabil.

“Dan karena sentimen yang cukup baik sekarang, pemerintah harus melepaskan paket ekonomi berikutnya. Jika itu berhasil, investor akan merespon positif.” katanya.

Di Bursa Efek Indonesia (BEI), 188 saham naik dan 108 menurun, sementara 84 lainnya tidak berubah. Delapan dari 10 indeks sektoral memberikan kontribusi terhadap keuntungan, dipimpin oleh sektor industri dasar yang naik 2,95 persen.

Di Asia Pasifik, indeks MSCI Asia Pacific naik 2,1 persen menjadi 131,73. Indeks Hang Seng Hong Kong melonjak sebesar 3,1 persen, Kospi Korea Selatan naik 0,8 persen dan Indeks Straits Times Singapura naik 2,1 persen.

(Muhammad Rizal)