Nilai Tukar Rupiah Menguat Pada Jumat Pagi

Nilai Tukar Rupiah Menguat Pada Jumat PagiAnalisaToday – Rupiah menguat sebesar 26 basis poin menjadi Rp 12.149 per dolar AS dari Rp 12.175 per dolar AS dalam perdagangan antar bank awal pada Jumat pagi di Jakarta. Kepala penelitian Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan bahwa apresiasi itu disebabkan oleh depresiasi greenback di pasar global menyusul perdebatan di Federal Reserve AS pada rencana untuk meningkatkan suku bunga acuan.

“Namun, ini hanya koreksi jangka pendek,” kata Ariston.

Selain itu, Woori Korindo Securities Indonesia kepala penelitian Reza Priyambada mengatakan bahwa akan sulit bagi rupiah untuk menguat karena pelaku pasar mengharapkan bank sentral AS untuk meningkatkan suku bunga.

“Pasar menginginkan [AS] Fed untuk menaikkan suku bunga segera. Situasi ini akan menempatkan lebih banyak tekanan pada rupiah,” kata Reza.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada catatan negatif pada hari Jumat, menurun tipis sebesar 0,05 persen menjadi 5,091.04.

Sementara itu, nilai saham perusahaan blue chip diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) naik 0,07 persen menjadi 874,52. PT Astronacci International kepala strategi investasi Gema Goeyardi mengatakan bahwa penurunan itu dipicu oleh perdebatan antara bank sentral AS dan Federal Open Market Committee pada Federal Reserve AS acuan suku bunga kenaikan, yang akan menghasilkan dampak negatif pada sebagian besar pasar di seluruh dunia .

“Meskipun IHSG terkoreksi pagi ini, itu tidak mengubah pandangan yang baik secara keseluruhan,” kata Gema, seperti dikutip kantor berita Antara.

Selain itu, analis HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan bahwa euforia pasar atas kenaikan harga BBM telah menghilang, membuat penurunan IHSG pada sesi pertama perdagangan.

“Tapi kita tidak perlu khawatir karena tren bahwa IHSG diperkirakan akan terus melakukan perbaikan,” kata Yuganur.

Sementara itu di pasar regional, Hong Kong Hang Seng dan Nikkei Jepang melemah sebesar 0,14 persen dan 0,98 persen, masing-masing.

(Reshie Fastriadi)