Nilai Tukar Rupiah Menguat Pada Jumat Pagi

dfdfAnalisaToday – Tingkat perdagangan Rupiah antar bank di Jakarta dihargai sedikit pada Jumat pagi, 16 basis poin menjadi Rp 12.852 per dolar AS dari Rp 12.868 per dolar dalam perdagangan sebelumnya.

“Aliran modal asing memasuki pasar domestik telah membantu rupiah untuk tetap pada tren pagi ini,” kata analis Bank Himpunan Saudara Rully Nova seperti dikutip kantor berita Antara.

Rully mengatakan bahwa investor optimis bahwa perekonomian Indonesia akan terus menjadi sehat di masa depan karena mereka melihat pemerintah melakukan upaya untuk mengantisipasi perlambatan ekonomi global diproyeksikan.

“Perekonomian domestik cukup stabil, sehingga pelaku pasar masih optimistis aset berisiko akan menghasilkan hasil yang baik,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa rupiah akan lebih menghargai minggu depan jika data makroekonomi diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari Senin adalah sebagai baik sebagai pelaku pasar diperkirakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan catatan positif pada hari Jumat, naik sebesar 0,15 persen menjadi 5,459.55 poin.

Bursa Efek Indonesia (BEI) data menunjukkan bahwa 113 saham menguat 09:00 pada hari Jumat, sementara 41 saham turun dan 81 saham tetap stabil, kontan.co.id dilaporkan.

Saham enam dari 10 sektor yang diperdagangkan di BEI berakhir di hitam di pagi hari dengan mencatat pertumbuhan tertinggi pertanian, melompat sebesar 1,11 persen, diikuti oleh pertambangan dan perdagangan, yang naik sebesar 0,62 persen dan 0,6 persen, masing-masing.

Sebelumnya pada hari Kamis, IHSG menetapkan rekor baru menjadi berakhir pada 5,451.42 pada sesi penutupan dengan investor asing pemesanan net buy sebesar Rp 1,24 triliun ($ 96.720.000).

Di pasar regional, Hong Kong Hang Seng dan Nikkei Jepang dihargai sebesar 0,10 persen dan 0,17 persen, masing-masing, dalam perdagangan pagi pada hari Jumat. Sementara itu, Singapura Straits Times melemah 0,03 persen.

(Reshie Fastriadi)