Nilai Tukar Rupiah Menguat Pada Senin Pagi

Nilai Tukar Rupiah Menguat Pada Senin Pagi

28
0
SHARE

Nilai Tukar Rupiah Menguat Pada Senin PagiAnalisaTodayNilai tukar rupiah diperdagangkan di antara bank-bank di Jakarta, Senin pagi menguat lima poin menjadi Rp 14.320 per dolar AS dari Rp 14.325. Data ekonomi AS mengumumkan akhir pekan lalu telah menyebabkan pelaku pasar percaya bahwa Federal Reserve AS (Fed) tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya pada 16 -17 September, kata analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan indeks sentimen konsumen AS mencapai 85,7 pada bulan September, jauh di bawah ekspektasi pasar, yang 91,9. Sementara itu, inflasi harga produsen di AS masih negatif 0,8 persen pada Agustus.

“Dolar AS telah terdepresiasi karena kekhawatiran pasar bahwa Fed akan menaikkan tingkat suku bunga surut,” kata Rangga.

Euro, kata dia, juga terus memperkuat berikut perbaikan ekonomi yang konsisten di kawasan Euro, sementara pada saat yang sama krisis utang Yunani masih terbilang tenang. NH Korindo Securities Indonesia kepala riset Reza Priyambada mengatakan persepsi pasar bahwa The Fed akan menunda rencana untuk meningkatkan tingkat dana memberi lebih banyak ruang untuk rupiah yang menguat.

“Diperkirakan bahwa Fed akan menunda kenaikan suku bunga dana sekali lagi, setelah rilis data terbaru tentang ekonomi AS, yang telah melambat,” kata Reza.

Analis lebih lanjut mengatakan bahwa pertumbuhan lapangan kerja AS juga belum cukup kuat dan diharapkan bahwa situasi seperti itu akan memimpin Fed untuk menunda lagi kenaikan suku bunga dana. Di sisi lain, Reza mengatakan, kondisi nilai tukar AS, yang cukup tinggi terhadap mayoritas mata uang utama dunia juga dapat mempengaruhi perekonomian AS karena seperti nilai tukar dolar tinggi akan membuat barang-barang negara kurang kompetitif.

(Reshie Fastriadi)