Permintaan Terhadap Dolar Meningkat, Rupiah Diprediksi Melemah

by

Permintaan Terhadap Dolar Meningkat, Rupiah Diprediksi MelemahFinanceroll – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank diprediksikan melemah terbatas, Selasa (19/2). Penguatan dolar masih menjadi salah satu katalisnya.  Pengamat pasar uang, rupiah berpotensi melemah karena dipicu permintaan terhadap dolar dari importir masih cukup besar. Selain itu, efek dari pertemuan G-20 yang tidak memberikan kritik pedas terhadap pelemahan Yen juga mendorong dolar menguat.

Selain itu, hasil pertemuan G-20 cenderung merestui pelemahan Yen sehingga secara tidak langsung menguntungkan dolar. Terlebih  ekonomi Amerika Serikat juga dinilai masih positif.  Rupiah masih bergerak di kisaran 9.660-9.700 pada Selasa (19/2). Fundamental ekonomi Indonesia masih baik memberikan sentimen positif untuk rupiah sehingga rupiah melemah terbatas.  Meskipun ada yang memperkirakan rupiah akan tembus 9.800 namun tidak dalam waktu dekat. Pada kuartal pertama 2013, rupiah masih bergerak di kisaran 9.660-9.750.

Di sisi lain, pertemuan bank sentral Jepang dan Australia akan mempengaruhi pergerakan rupiah. Kedua bank sentral tersebut diperkirakan masih menerapkan kebijakan moneter yang longgar.  Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Senin (18/2) ditutup melemah ke posisi 9.685. [geng]