Rilis Data Ekonomi Inggris Diprediksi Naik, Rupiah Berpotensi Menguat

by

Rilis Data Ekonomi Inggris Diprediksi Naik, Rupiah Berpotensi MenguatFinanceroll – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Kamis (25/4) diprediksi datar cendeung menguat. Pasar berekspektasi positif atas rilis PDB Inggris.  Potensi datarnya pergerakan rupiah dengan kecenderungan menguat salah satunya dipicu oleh pasar yang berekspektasi positif atas rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris yang hari ini. Rilis tersebut memberikan harapan bahwa ekonomi Inggirs bisa keluar dari jurang resesi.Selain itu, PDB Inggris sudah diprediksi naik untuk kuartal I-2013 dari -0,3% menjadi 0,1%.  Jadi, seharusnya rupiah masih sideways dengan kecenderungan menguat dalam kisaran 9.700 hingga 9.730 per dolar AS.  Secara keseluruhan, seharusnya bisa sedikit menguatkan rupiah.  Tapi, pasar tidak akan melihat penguatan yang berarti.

OctaFX

Sebab, sentimen global cenderung variatif dan pasar akan wait and see jelang rilis PDB AS Jumat malam.  PDB AS diprediksi positif dari 0,4% menjadi 3,1% untuk rilis pertama kuartal I-2013.  Data AS cukup variatif semalam. Durrable good order sudah diprediksi turun dari 5,6% menjadi -2,9% tapi core durrable goods sudah diprediksi naik dari -0,7% menjadi 0,5%.  Tapi, pasar akan lebih fokus pada durrable goods.

FBS Markets Inc

Tertahannya penguatan rupiah juga karena nanti Sore, rilis tingkat pengangguran Spanyol sudah diprediksi naik dari 26% menjadi 26,5%. Di sesi Asia kemungkinan rupiah tidak banyak mengalami pergerakan.  Sebab, Australia dan New Zealand libur. Tapi, pasar akan lebih fokus ke data dari Eropa yang agak variatif.   Sebagai informasi, , kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (24/4) ditutup menguat 10 poin (0,102%) ke posisi 9.720-9.725. [geng]