Rupiah Bergerak di Level Rp 11.285-Rp 11.295 / USD

by

Rupiah Bergerak di Level Rp 11.285-Rp 11.295 USDAnalisaToday – Dirilisnya data Non-farm payrolls Amerika Serikat (AS) telah memunculkan kekecewaan pelaku pasar,  data tersebut jauh di bawah harapan. Penyerapan tenaga kerja hanya bertambah 148.000 pada September, jauh di bawah analis pasar sebesar 180.000.

Seperti yang diberitakan oleh Financeroll.co.id, selain itu pasar Asia juga sudah merefleksikan optimisme dipertahankannya stimulus oleh the Fed pagi ini. Nikkei 225 dan TOPIX dibuka menguat masing-masing 0,26 persen dan 0,24 persen.  Kurs rupiah non-delivery forward (NDF) satu bulan pagi ini juga ikut menguat ke kisaran Rp 10.885 per USD. Kurs Jisdor Bank Indonesia masih bertahan di kisaran Rp 11.341 per UDS sampai perdagangan sore kemarin.

Bagi Bank Sentral AS, The Fed, mungkin butuh waktu sebulan lagi untuk melakukan penilaian secara keseluruhan terhadap kondisi pasar tenaga kerja AS sebelum mengambil keputusan untuk memangkas stimulus tahun ini atau justru diundur hingga tahun depan. Probabilitasnya masih cukup tinggi untuk diundur hingga awal 2014 atau bahkan hingga Maret 2014. Secara keseluruhan, ini berpotensi untuk membatasi penguatan dolar AS.

Terlepas dari kebijakan Bank Sentral untuk menjaga kurs tetap lemah dan terkendali, pagi ini kurs spot rupiah di pasar lokal dibuka di kisaran Rp 11.285-Rp 11.295.  Meskipun  tingkat pengangguran terpangkas ke 7,2 persen, pasar sepertinya tetap menganggap ada pengaruh buruk shutdown terhadap penyerapan tenaga kerja sehingga harapan semakin panjangnya penundaan tapering naik drastis.

(ARP/AT)