Rupiah Bertahan di Posisi Rp 11.555 / USD

by

Rupiah Bertahan di Posisi Rp 11.555 USDAnalisaToday – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, Selasa pagi hingga siang, belum bergerak nilainya atau stagnan di posisi Rp 11.555 per dolar AS.  Sentimen dari jelang pengumuman suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) turut membuat pelaku pasar uang bersikap  wait and see  sehingga pergerakannya minim fluktuasi.

Seperti yang diberitakan oleh Financeroll, laju dolar AS juga masih dalam tren kenaikan setelah publikasi data kenaikan  non-farm payrolls meskipun di sisi lain pengangguran AS menunjukkan kenaikan tipis dan  consumer spending  AS mengalami penurunan tipis.

Pelaku pasar keuangan saat ini juga sedang menantikan pidato dari Kepala The Fed Minneapollis dan Atlanta untuk menyampaikan pandangannya terhadap perekonomian AS.  Pasar berspekulasi bahwa the Fed diperkirakan mempercepat pengurangan stimulus keuangan AS.

Selain itu,  fokus pasar pada hari Selasa ini adalah pertemuan BI yang diprediksi akan tetap mempertahankan suku bunga di level 7,25 persen.  Investor ingin melihat kebijakan BI untuk mengatasi tingginya inflasi, berlanjutnya defisit neraca perdagangan, serta perlambatan ekonomi Indonesia yang cukup membebani kinerja rupiah.

Dari sisi eksternal, kekhawatiran atas potensi pengurangan stimulus keuangan the Fed dalam beberapa bulan mendatang cukup memberikan sentimen negatif untuk rupiah.  Meski demikian, outlook rupiah masih netral, rupiah mungkin akan diperdagangkan di kisaran Rp 11.330-Rp 11.725 per dolar AS untuk hari ini.

(ARP/AT)